Quantum Systems, sebuah perusahaan rintisan teknologi pertahanan yang mengkhususkan diri dalam pengembangan sistem tak berawak otonom, telah mengumumkan keberhasilan penggalangan dana sebesar $1,2 miliar dalam putaran pendanaan Seri D.
Kesepakatan ini tidak hanya meningkatkan valuasi perusahaan Jerman tersebut menjadi sekitar 8 miliar dolar AS setelah investasi, tetapi juga mencerminkan gelombang investasi yang belum pernah terjadi sebelumnya di sektor teknologi pertahanan secara global.

Langkah ini diambil karena dana investasi besar terus mencari peluang di perusahaan-perusahaan yang mengembangkan teknologi militer generasi berikutnya, khususnya solusi yang memanfaatkan kecerdasan buatan (AI), robot otonom, dan sistem tanpa awak untuk memenuhi kebutuhan pertahanan yang terus meningkat di banyak negara.
Menurut Quantum Systems, putaran pendanaan baru ini dipimpin bersama oleh Blackstone, Noteus, Airbus, dan Advent, dengan partisipasi dari berbagai investor terkemuka seperti Bond, Fidelity Management and Research Company, Balderton, dan HV Capital.
Partisipasi banyak dana investasi terkemuka bersama dengan raksasa kedirgantaraan Airbus menunjukkan kepercayaan pasar yang kuat terhadap potensi pertumbuhan jangka panjang perusahaan.

Saat ini, Quantum Systems sedang mengembangkan platform tanpa awak yang beroperasi di darat, di udara, dan di laut.
Tujuan perusahaan adalah membangun ekosistem kendaraan otonom yang mampu berkoordinasi satu sama lain secara real-time, menciptakan jaringan tempur yang cerdas dan fleksibel untuk militer modern.
Florian Seibel, salah satu pendiri dan CEO Quantum Systems, percaya bahwa masa depan pertahanan akan dibentuk oleh sistem otomatis yang mampu mengoordinasikan operasi di berbagai lingkungan.
Menurutnya, peperangan modern tidak lagi sepenuhnya bergantung pada platform militer tradisional, tetapi akan bergeser ke jaringan perangkat otonom yang dikendalikan oleh perangkat lunak dan AI.
Quantum Systems bertujuan untuk menjadi kontraktor pertahanan generasi berikutnya yang mampu mentransformasi industri pertahanan global.
Pendanaan baru ini akan digunakan oleh Quantum Systems untuk meningkatkan kapasitas produksi, memperkuat rantai pasokan, memperluas kemampuan pengiriman ke negara-negara sekutu, dan terus berinvestasi besar-besaran dalam pengembangan perangkat lunak, kecerdasan buatan, dan teknologi otonom generasi berikutnya.
Investasi dalam teknologi pertahanan meningkat pesat di seluruh dunia . Menurut data dari Dealroom, perusahaan rintisan di sektor ini telah mengumpulkan dana sebesar $17,4 miliar hanya dalam paruh pertama tahun ini, jauh melebihi target $11,2 miliar untuk keseluruhan tahun 2025.
Ini adalah angka tertinggi yang pernah tercatat, mencerminkan pergeseran signifikan dalam cara investor memandang industri pertahanan sebagai sektor pertumbuhan jangka panjang.
Sebagian besar putaran pendanaan terbesar tetap terkonsentrasi di AS. Pada bulan Mei, perusahaan rintisan pertahanan Anduril berhasil mengumpulkan dana sebesar $5 miliar, sementara Saronic Technologies dan Shield AI masing-masing mengumpulkan $1,8 miliar dan $2 miliar pada bulan Maret.
Di Eropa, pasar juga mengalami pertumbuhan yang pesat. Menurut informasi yang diterbitkan oleh Financial Times pada bulan Mei, perusahaan teknologi pertahanan Helsing sedang bersiap untuk menyelesaikan putaran pendanaan sekitar $1,2 miliar dengan valuasi hingga $18 miliar.
Sementara itu, perusahaan rintisan Stark juga berhasil mengumpulkan dana sebesar 500 juta euro (sekitar 572 juta USD) pada bulan Juni, yang dipimpin oleh Sequoia Capital dan Founders Fund milik miliarder Peter Thiel.
(Menurut CNBC)
Sumber: https://vietnamnet.vn/startup-drone-tu-hanh-lap-ky-luc-goi-von-ty-usd-2532071.html







