Pada tanggal 10 September, sumber-sumber menginformasikan kepada VietNamNet bahwa Badan Investigasi Kriminal Kepolisian Distrik Tran Van Thoi (Provinsi Ca Mau ) telah mengeluarkan keputusan untuk menahan sementara Ibu Le Thi Kieu (43 tahun, berdomisili di kota Song Doc, distrik Tran Van Thoi) untuk penyelidikan atas tindakan penyiksaan terhadap orang lain.
Menurut penyelidikan awal, Ibu NTT (yang tinggal di kota Song Doc) berutang kepada seseorang lebih dari 40 juta VND, dan Ibu Kieu menanggung utang tersebut atas namanya. Sekitar pertengahan Mei 2022, Ibu Kieu menyuruh Ibu T. untuk mengizinkan cucunya, NTBV (16 tahun), datang ke rumahnya untuk bekerja guna melunasi utang tersebut.
Ketika V. pergi bekerja di rumah Ny. Kieu, ia dipukuli berulang kali oleh wanita itu dengan tangan dan tongkat bambu setiap kali V. melakukan kesalahan, menyebabkan luka di banyak bagian tubuh V.
Karena dipukuli, V. melarikan diri ke rumah ibunya di Hau Giang.
Sebelumnya, sebuah klip video muncul di media sosial yang menunjukkan V. menangis saat menceritakan pengalamannya dipukuli oleh neneknya, Kieu.
Insiden tersebut terungkap ketika Ibu HTH (53 tahun) melaporkan perilaku kasar Ibu Kieu kepada Kepolisian Kota Song Doc. Sebelumnya, Ibu H. menemukan banyak luka pada cucunya, V., dan setelah ditanyai, mengetahui bahwa luka-luka tersebut disebabkan oleh Ibu Kieu.
Di kantor polisi, Ibu Kieu awalnya mengakui telah memukul cucunya, V.
Sumber







Komentar (0)