Chelsea bertekad untuk menang, tetapi hasil imbang kemungkinan besar akan terjadi.
Bagi tim yang berada di atas rival utama mereka, hasil imbang langsung untuk mempertahankan selisih poin di tahap akhir musim dianggap sebagai kemenangan. Itulah situasi Manchester United menjelang pertandingan mereka melawan Chelsea malam ini (pukul 2 pagi tanggal 19 April) di Liga Premier. Terlebih lagi, MU bermain tandang, sehingga mereka lebih fokus pada "keamanan terlebih dahulu". Satu-satunya tujuan MU dalam enam putaran terakhir adalah mengamankan tempat di lima besar, sehingga berhak kembali ke Liga Champions. Keunggulan tujuh poin atas Chelsea yang berada di posisi keenam cukup aman saat ini.

Chelsea (kiri) harus menang melawan MU untuk mengamankan tempat di Liga Champions.
FOTO: AFP
Chelsea harus menyerang posisi kelima Liverpool jika ingin lolos ke Liga Champions. Selisihnya hanya satu peringkat, tetapi terasa... sangat besar. Selisih antara Chelsea dan tim peringkat ke-11 (3 poin) bahkan lebih kecil daripada selisih antara Chelsea dan tim tepat di atasnya (4 poin). Tanpa ruang untuk kesalahan, Chelsea harus menang untuk mengamankan tiga poin penuh dan mempertahankan harapan mereka untuk naik peringkat di babak selanjutnya. Masalah bagi Chelsea adalah mereka telah kalah beruntun dan gagal mencetak gol dalam tiga pertandingan terakhir. Memilih pendekatan yang berorientasi pada kemenangan juga meningkatkan risiko kekalahan lebih lanjut. Kalah empat pertandingan beruntun tanpa mencetak gol akan menjadi situasi mengerikan yang belum pernah dialami Chelsea di abad ini.
Dari segi kekuatan skuad, Chelsea memiliki keunggulan karena pemain yang cedera tidak sepenuhnya tak tergantikan. Gelandang andalan Enzo Fernandez akan kembali setelah menjalani skorsing internal. Oleh karena itu, serangan Chelsea bisa lebih efektif daripada pertandingan-pertandingan sebelumnya. Bagi Manchester United, absen yang paling signifikan adalah ketiga bek tengah kunci mereka – Harry Maguire, Lisandro Martinez, dan Mathijs De Ligt – absen karena cedera. Hanya Leny Yoro dan Ayden Heaven yang tersisa, dan kedua bek tengah ini pun tidak terlalu dapat diandalkan. Permainan bertahan selalu menjadi kelemahan Manchester United, yang jarang mencatatkan clean sheet. Meskipun kalah dari Leeds di kandang sendiri akhir pekan lalu, Manchester United memiliki statistik yang mengejutkan: mereka belum pernah kalah dalam dua pertandingan berturut-turut musim ini. Hasil imbang mungkin terjadi. Chelsea vs. Manchester United adalah pertandingan dengan hasil imbang terbanyak dalam sejarah Premier League.
OTTENHAM TERGABUNG DALAM GRUP REKREASI
Sebelum kick-off di Stamford Bridge, Chelsea, yang saat ini berada di posisi keenam, kemungkinan akan disalip oleh Brentford dan Brighton. Brentford akan menjamu Fulham di pertandingan awal (pukul 18.30 pada 18 April), sementara Brighton akan mengunjungi Tottenham pada pukul 23.30. Bournemouth juga bisa menyamai poin dengan Chelsea jika mereka mengalahkan Newcastle dalam pertandingan mereka pukul 21.00. Singkatnya, tim-tim dari tengah klasemen ke atas masih memiliki harapan untuk lolos ke Liga Champions atau Liga Europa musim depan, jadi setiap pertandingan sangat penting. Pertandingan Tottenham - Brighton sangat patut diperhatikan. Tottenham adalah salah satu dari sedikit tim yang secara konsisten bertahan di Liga Premier, tetapi sekarang ancaman degradasi mereka sangat jelas. Pertandingan debut manajer baru Roberto De Zerbi adalah bencana karena Tottenham kalah.
Sunderland kalah 0-1 dan turun ke peringkat 18, jauh di bawah zona degradasi. Sekarang mereka menghadapi tim yang bertekad untuk bersaing memperebutkan tempat di kompetisi Eropa.
Brighton telah memenangkan 5 dari 6 pertandingan liga terakhir mereka, menjadikan mereka tim dengan performa terbaik di liga. Di sisi ekstrem yang berlawanan adalah kemerosotan Tottenham: 7 kekalahan dan 1 hasil imbang dalam 8 pertandingan terakhir mereka. Sejak awal tahun 2026, Tottenham belum memenangkan satu pun pertandingan Liga Premier, hanya berhasil mengumpulkan 5 poin dari kemungkinan 42 poin. Seringnya absennya sekitar selusin pemain kunci karena cedera adalah alasan utama kesulitan Tottenham. Baru-baru ini, kapten Cristian Romero mengalami cedera serius yang berpotensi mencegahnya berpartisipasi di Piala Dunia. Tim seperti apa ini jika daftar pemain cedera yang saat ini tidak tersedia untuk Tottenham termasuk Romero, Guglielmo Vicario, Yves Bissouma, Ben Davies, James Maddison, Dejan Kulusevski, Rodrigo Bentacur, Wilson Odobert...
Sumber: https://thanhnien.vn/tan-cong-vao-suat-du-cup-chau-au-185260417214152394.htm






Komentar (0)