.jpg)
Pada pagi hari tanggal 21 Mei, Persatuan Asosiasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kota Hai Phong menyelenggarakan seminar ilmiah dengan tema "Meningkatkan peran tenaga kerja intelektual Hai Phong dalam mewujudkan terobosan di bidang ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi, dan sumber daya manusia sesuai dengan semangat Resolusi Kongres Nasional Partai ke-14".
Lokakarya tersebut menarik banyak sekali pakar, ilmuwan, manajer, dan perwakilan dari berbagai lembaga dan unit di kota tersebut.

Pada konferensi tersebut, banyak pendapat menegaskan bahwa, dalam konteks transformasi digital yang kuat dan Revolusi Industri Keempat, tenaga kerja intelektual tidak hanya berperan dalam penelitian ilmiah tetapi juga merupakan kekuatan pelopor dalam inovasi pemikiran pembangunan, transfer teknologi, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Ini adalah faktor kunci bagi Hai Phong untuk mewujudkan tujuannya menjadi pusat industri, logistik, dan inovasi terkemuka di wilayah Utara.

Diskusi tersebut berfokus pada analisis situasi terkini, peluang, dan tantangan dalam mengembangkan potensi tenaga kerja intelektual kota. Banyak delegasi berpendapat bahwa Hai Phong saat ini memiliki sumber daya manusia berkualitas tinggi yang terus berkembang, tetapi masih membutuhkan mekanisme yang lebih komprehensif untuk menarik dan memanfaatkan talenta, mempromosikan penelitian terapan, dan menciptakan lingkungan yang kondusif bagi inovasi.
Yang perlu diperhatikan, para ahli menilai bahwa implementasi resolusi dan kebijakan spesifik tentang ilmu pengetahuan dan teknologi dalam beberapa tahun terakhir telah menciptakan fondasi penting bagi terobosan kota ini. Namun, untuk memenuhi persyaratan pembangunan di fase baru, Hai Phong perlu terus berinvestasi besar-besaran dalam infrastruktur ilmu pengetahuan dan teknologi, memperkuat hubungan antara sekolah, bisnis, dan lembaga manajemen; dan pada saat yang sama, membangun ekosistem inovasi yang lebih substansial dan berkelanjutan.

Melalui lokakarya ini, para ilmuwan, pakar, dan intelektual berfokus pada pertukaran dan klarifikasi isu-isu teoretis dan praktis mengenai peran intelektual dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi, dan sumber daya manusia berkualitas tinggi; menilai kondisi terkini tenaga kerja intelektual Hai Phong dalam konteks pembangunan baru; dan mengidentifikasi hambatan kelembagaan, kebijakan, dan lingkungan kreatif.
Selain itu, banyak pendapat juga mengusulkan mekanisme untuk secara kuat mempromosikan peran kaum intelektual dalam mengimplementasikan Resolusi 57-NQ/TW dan Resolusi Kongres Partai ke-14; dan menyarankan model keterkaitan yang efektif antara "Negara - Ilmuwan - Sekolah - Perusahaan - Masyarakat" untuk membangun ekosistem inovasi bagi kota tersebut.
Pendapat dan saran yang diajukan diharapkan dapat berkontribusi pada panduan kebijakan, menciptakan dorongan baru bagi ilmu pengetahuan dan teknologi, serta mengembangkan sumber daya manusia berkualitas tinggi di masa depan.
Saat ini, Hai Phong memiliki lebih dari 400.000 intelektual, ilmuwan, dan pakar dengan gelar universitas. Jumlah anggota asosiasi intelektual melebihi 100.000 orang.
Sumber: https://baohaiphong.vn/tao-dot-pha-tu-nguon-luc-tri-thuc-va-doi-moi-sang-tao-543443.html











Komentar (0)