Jangan menggunakan kendaraan perusahaan untuk transportasi komersial.
Oleh karena itu, rancangan Keputusan tersebut secara jelas menetapkan bahwa: Unit yang mengoperasikan transportasi internal dengan mobil wajib memantau dan mengawasi aktivitas pengemudi dan kendaraan selama proses transportasi internal; melaksanakan perawatan dan perbaikan kendaraan sesuai peraturan; memeriksa kondisi keselamatan lalu lintas kendaraan dan pengemudi sebelum melaksanakan tugas transportasi; dan memeriksa serta mengawasi pengoperasian mobil dan pengemudi selama perjalanan.

Kementerian Perhubungan telah mengusulkan agar unit-unit transportasi domestik juga mengembangkan peraturan untuk memastikan manajemen keselamatan lalu lintas (gambar ilustrasi).
Selain itu, peraturan mengenai waktu mengemudi terus menerus, jam kerja harian, dan waktu istirahat pengemudi harus dipastikan dipatuhi. Kartu identitas pengemudi harus dikeluarkan kepada pengemudi unit sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Unit transportasi internal juga harus menetapkan peraturan untuk memastikan manajemen keselamatan lalu lintas; memperbarui sepenuhnya peraturan mengenai pengoperasian kendaraan dan pengemudi yang tergabung dalam unit tersebut dalam catatan kendaraan dan catatan profesional pengemudi.
Secara khusus, Rancangan tersebut menetapkan bahwa kendaraan hanya boleh digunakan untuk mengangkut pejabat, karyawan, pekerja, atau siswa atau anak prasekolah dari unit tersebut (untuk transportasi personel internal). Atau untuk mengangkut barang yang merupakan produk atau barang dagangan yang diproduksi oleh lembaga atau organisasi, atau untuk mengangkut peralatan, perkakas, bahan baku, bahan bakar, dan aset bergerak lainnya yang melayani operasi unit tersebut (untuk transportasi barang internal).
Perusahaan transportasi dan pengemudi dilarang menggunakan kendaraan untuk mengangkut anak-anak prasekolah dan siswa di jalan pegunungan yang diklasifikasikan sebagai level V dan level VI. Bus tidur tingkat juga dilarang beroperasi di jalan pegunungan yang diklasifikasikan sebagai level V dan level VI.
Secara khusus, kendaraan yang memiliki emblem "INTERNAL VEHICLE" tidak boleh digunakan untuk transportasi komersial atau disewakan atau dipinjam oleh organisasi atau individu mana pun untuk tujuan bisnis dalam bentuk apa pun.
Pengemudi yang saat ini dilarang menjalankan profesinya menurut hukum tidak diperbolehkan mengoperasikan kendaraan; pengemudi dengan pengalaman kurang dari dua tahun mengoperasikan kendaraan penumpang dengan kapasitas desain 29 kursi atau lebih (tidak termasuk kursi pengemudi) tidak diperbolehkan mengoperasikan bus tidur tingkat.
Pada saat yang sama, pemeriksaan kesehatan rutin harus diselenggarakan untuk para pengemudi, dan hanya pengemudi yang memenuhi persyaratan kesehatan yang ditetapkan oleh Menteri Kesehatan yang boleh dipekerjakan.
Untuk pengangkutan barang domestik, perusahaan transportasi bertanggung jawab untuk memuat barang ke kendaraan sesuai dengan peraturan; perusahaan tersebut harus menerbitkan izin transportasi kepada pengemudi sebelum mengangkut barang di jalan raya. Izin transportasi tersebut harus memuat setidaknya informasi berikut: Nama perusahaan transportasi domestik; nomor plat kendaraan; rute transportasi (titik awal, titik akhir); jenis barang dan jumlah barang yang diangkut dalam kendaraan.
Kendaraan angkutan internal harus memiliki stiker "KENDARAAN INTERNAL" dan tidak boleh digunakan untuk angkutan komersial (gambar ilustrasi).
Perketat manajemen dan pastikan keselamatan lalu lintas.
Berdasarkan investigasi kami, transportasi internal diatur oleh Keputusan No. 86/2014. Kendaraan transportasi internal diberikan izin usaha untuk transportasi tanpa memungut biaya langsung dan harus dilengkapi dengan alat pelacak kendaraan. Unit transportasi internal memiliki departemen untuk memantau keselamatan lalu lintas dan mengelola transportasi orang dan barang.
Namun, sejak diterbitkannya Keputusan 10/2020, yang mengubah dan melengkapi Keputusan 86/2014, isi yang berkaitan dengan kendaraan angkutan internal tidak lagi disebutkan.
Sementara itu, statistik menunjukkan bahwa saat ini terdapat hampir 400.000 kendaraan angkutan internal. 15-20% dari total jumlah kendaraan angkutan barang milik perusahaan, pabrik, dan unit konstruksi digunakan untuk mengangkut barang dan material bangunan untuk proyek yang mereka produksi atau bangun.
Menurut para pemimpin Departemen Manajemen Transportasi di Dinas Transportasi setempat, kurangnya kerangka hukum yang jelas untuk mengelola kendaraan transportasi internal telah menyebabkan banyak kekurangan, termasuk terus terjadinya kendaraan yang kelebihan muatan dan pengemudi yang menggunakan zat adiktif.
Menurut Bapak Nguyen Van Quyen, Ketua Asosiasi Transportasi Otomotif Vietnam, kendaraan angkutan domestik saat ini hanya perlu didaftarkan dan diperiksa untuk beroperasi, sehingga menimbulkan kesulitan dalam pengelolaan.
Oleh karena itu, legalisasi peraturan tentang transportasi internal dengan kendaraan bermotor, serta usulan peraturan khusus tentang tanggung jawab unit transportasi, pengemudi transportasi internal, dan kendaraan yang digunakan dalam kegiatan transportasi, sebagaimana diuraikan dalam rancangan Keputusan tersebut, sangatlah penting.
Hal ini menjadi dasar bagi unit-unit yang memiliki kendaraan dan pengemudi angkutan internal untuk menerapkan dan mematuhi peraturan. Ini akan memperketat pengelolaan jenis transportasi ini dan berkontribusi untuk memastikan keselamatan lalu lintas.
Sumber: https://www.baogiaothong.vn/tao-hanh-lang-phap-ly-quan-chat-hoat-dong-van-tai-noi-bo-192240926170818658.htm








Komentar (0)