
Bapak Vu Tien De, Wakil Ketua Komite Rakyat Komune Binh Thuan, mengatakan: "Kami telah mengarahkan lembaga-lembaga khusus untuk menyelenggarakan pelatihan teknis mendalam, teknik-teknik canggih, dan penerapan solusi teknis baru ke arah pertanian berteknologi tinggi dan pertanian organik; membimbing masyarakat tentang teknik memangkas buah yang cacat, buah yang sakit, atau tandan buah yang terlalu padat. Tujuannya adalah untuk memusatkan nutrisi pada pertumbuhan buah yang sehat dan seragam."
Saat ini, pemerintah daerah telah mengarahkan petugas pertanian untuk memantau wilayah tersebut secara ketat, menilai situasi hama pada pohon buah-buahan, dan segera memberi informasi serta membimbing petani tentang langkah-langkah untuk mengendalikan hama dan penyakit umum yang menyerang buah muda selama periode ini. Kami selalu berpendapat bahwa pemerintah tidak hanya harus menerbitkan dokumen tetapi juga menjadi mitra petani, membawa teknik dari atas kertas ke dalam penerapan praktis di kebun, memastikan hasil terbaik untuk panen pomelo tahun ini.

Kebun milik Bapak Nguyen Ba Vu di desa Dong Quan, komune Binh Thuan, memiliki 300 pohon pomelo hijau yang sudah berbuah. Berkat teknik perawatan yang tepat, kebun tersebut berkembang dengan cukup baik, dengan hasil panen yang stabil. Setelah dikurangi biaya seperti pupuk, pestisida, dan tenaga kerja, keluarga Bapak Vu memperkirakan akan memperoleh keuntungan sekitar 140 juta VND pada tahun 2025. Sambil memandu kami melewati kebun yang hijau subur, di mana kami harus terus-menerus menghindari gugusan buah pomelo muda yang montok dan bulat, Bapak Nguyen Ba Vu berbagi: "Selama tahap buah muda, kami fokus pada perawatan yang cermat untuk meminimalkan kerontokan buah. Kami secara teratur memantau kebun, menyirami dengan cukup, dan memupuk dengan tepat agar pohon memiliki cukup nutrisi untuk memelihara buah. Selain itu, kami juga memangkas buah yang kecil dan sakit agar pohon dapat berkonsentrasi pada pemeliharaan buah yang sehat. Pada saat yang sama, kami secara proaktif mengendalikan hama dan penyakit menggunakan pestisida yang sesuai dengan instruksi staf teknis untuk memastikan hasil panen dan kualitas pomelo."
Saat mengunjungi kebun milik Ibu Tran Thi Tuyet di desa Kien Xuong, komune Binh Thuan, kami tiba tepat ketika beliau sedang membersihkan saluran irigasi yang mengalir melalui sekitar 400 pohon jeruk bali milik keluarganya. Ibu Tuyet berkata: "Selain memangkas buah muda dan memberi pupuk, memastikan ketersediaan air yang cukup untuk pohon jeruk bali selama tahap pembentukan buah muda juga sangat penting untuk pertumbuhan yang sehat. Keluarga saya telah berinvestasi dalam waduk air tepat di sebelah kebun untuk memudahkan penyiraman. Selain sistem irigasi otomatis, kami juga telah membangun sistem saluran irigasi di sekitar kebun untuk menyediakan air tambahan bagi pohon-pohon selama periode cuaca panas yang berkepanjangan, seperti akhir Mei. Keluarga saya berharap pihak berwenang terkait akan terus memberikan dukungan teknis untuk perawatan pohon jeruk bali; dan meningkatkan informasi tentang situasi hama dan penyakit serta harga pasar sehingga petani dapat proaktif dalam produksi."

Pada tahap pembentukan buah muda, pohon jeruk bali rentan terhadap berbagai hama dan penyakit. Pusat Pelayanan Umum Komune Binh Thuan secara rutin mengirimkan staf teknis ke kebun untuk melakukan inspeksi di tempat bersama para petani jeruk bali. Hal ini memungkinkan deteksi dini dan pengendalian hama dan penyakit yang tepat waktu dan terarah, mencegah penyebaran hama dan penyakit, yang merupakan faktor penting dalam menentukan hasil panen dan kualitas jeruk bali. Bapak Lo Van Hoang, Pelaksana Tugas Direktur Pusat Pelayanan Umum Komune Binh Thuan, menyatakan: "Saat ini, Pusat Pelayanan Umum secara proaktif memberikan dukungan kepada rumah tangga petani jeruk bali; membimbing petani tentang teknik perawatan pohon jeruk bali selama tahap pembentukan buah muda, termasuk pemupukan untuk menambah nutrisi seperti mineral, nutrisi, dan unsur hara mikro, serta memastikan penyiraman sesuai dengan kondisi cuaca. Selama tahap pembentukan buah muda, kami merekomendasikan agar petani jeruk bali menjaga tingkat kelembaban tanah yang stabil antara 70-80%." Selain itu, masyarakat diinstruksikan untuk membuang buah yang kecil, cacat, atau rusak akibat serangga agar pohon dapat memfokuskan energinya untuk memberi nutrisi pada buah yang tersisa.
Pendekatan proaktif dari para petani jeruk bali dan dukungan dari staf teknis dalam merawat dan mencegah penyakit pada pohon jeruk bali selama tahap pembentukan buah muda merupakan langkah-langkah efektif yang membantu pohon dan buah jeruk bali tumbuh dan berkembang dengan baik, sehingga menghasilkan panen jeruk bali yang melimpah.
Sumber: https://baosonla.vn/kinh-te/tap-trung-cham-care-cay-buoi-thoi-ky-qua-non-Vgn7WZxvg.html






Komentar (0)