LLP04061.jpg
Kapal itu terletak sekitar 500 m dari pantai. Ketika air surut, kapal tua "raksasa" yang berkarat itu terdampar sendirian di pantai yang sepi, menciptakan pemandangan unik yang mengingatkan banyak orang pada latar film-film Amerika atau Korea. Foto: Luong Phong
481513386_9319270638188563_7532822433355644686_n.jpg

Beberapa hari yang lalu, Ngoc Bich (lahir tahun 1995, Dalat) berlibur ke Ninh Thuan. Bich berkunjung dan memotret kapal tersebut. "Saya datang ke sini pada sore hari, sinar matahari menyinari air yang berkilauan, menciptakan kontras yang unik. Airnya tidak terlalu tinggi sehingga bebatuan hijau berlumut tampak. Saat matahari terbenam, pemandangannya menjadi mengesankan, sangat nostalgia dan artistik," ujar Bich. Foto: Ngoc Bich

3836bc9e b639 4247 8768 f8475e32bc7d.jpg
Bapak Luong Phong (35 tahun, fotografer di Ninh Thuan) mengatakan bahwa waktu ideal untuk mengunjungi Ninh Thuan dan memeriksa kapal yang terdampar adalah Februari dan Maret. Saat itu, cuaca sedang cerah dan tidak hujan. Di pagi hari, pengunjung dapat pergi ke pantai untuk melihat rumput laut dan lumut, dan di sore hari menikmati matahari terbenam. Foto diambil pada 9 Maret 2025. Foto: Luong Phong
LLP04027.jpg
"Hanya ada sedikit tempat di mana wisatawan dapat mengagumi kapal-kapal sebesar itu dari jarak sedekat ini. Biasanya, kapal jenis ini hanya terlihat jauh di lepas pantai," kata Bapak Phong. Menurut Bapak Phong, dari kota Phan Rang Thap Cham, wisatawan dapat mengunjungi Pantai Lumut Tu Thien, kapal yang terdampar, kawasan wisata Tanoli, dan bukit pasir Son Hai. Foto: Luong Phong
482029409_9437745589616857_1975643743893055299_n.jpg
Berdasarkan penyelidikan, kapal ini bernama Thanh Hung 06, milik sebuah perusahaan perdagangan real estat. Dalam perjalanan dari Pelabuhan Nhon Trach - Dong Nai menuju Pelabuhan Cam Ranh - Khanh Hoa, kapal mengalami kecelakaan, kemudian hanyut dan terdampar di pesisir Bai Thong. Bagian bawah kapal bocor, kemudi patah, lambung berkarat dan rusak, dan baru-baru ini lambungnya retak. Foto: Luong Phong
Bayi Dataran Tinggi Tengah.jpg
Setelah kapal kandas, banyak wisatawan yang datang untuk check-in. Untuk memastikan keselamatan wisatawan dan warga, pemerintah setempat memasang rambu peringatan yang melarang mendekati kapal. Foto: Tay Nguyen Baby
Meski jalan menuju taman batu ini cukup jauh dan harus berjalan kaki menembus hutan sekitar 2 km, destinasi ini tetap menarik banyak pencinta wisata untuk merasakan dan menjelajahinya karena keindahannya yang unik dan "satu-satunya" serta pemandangan alam liar yang mengagumkan.