Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Spanyol baik-baik saja tanpa Real Madrid.

"La Roja" memasuki Piala Dunia 2026 tanpa satu pun pemain Real Madrid, tetapi hal itu belum tentu membuat mereka lebih lemah seperti yang dipikirkan banyak orang.

ZNewsZNews25/05/2026

Spanyol baru saja mengumumkan skuadnya untuk Piala Dunia 2026, yang menampilkan banyak nama yang sudah familiar. Pedri, Rodri, Lamine Yamal, Nico Williams, dan Dani Olmo terus menjadi andalan rencana pelatih Luis de la Fuente.

Namun, hal yang paling menarik perhatian media Spanyol adalah detail yang sama sekali berbeda: untuk pertama kalinya dalam sejarah Piala Dunia, tim nasional Spanyol tidak memanggil satu pun pemain dari Real Madrid.

Tay Ban Nha anh 1

Carvajal sudah tidak cukup fit untuk bermain di Real Madrid atau untuk tim nasional Spanyol.

Berita ini cukup untuk memicu perdebatan besar di negara di mana Real Madrid telah lama dianggap sebagai simbol kekuatan sepak bola Spanyol. Namun, jika dilihat lebih dekat bagaimana De la Fuente membangun tim selama dua tahun terakhir, keputusan ini sebenarnya tidak terlalu mengejutkan.

Spanyol memilih stabilitas daripada ketenaran.

De la Fuente tidak membangun tim nasional Spanyol berdasarkan nama-nama besar atau nilai komersial. Ia memilih pemain yang sesuai dengan sistem, memprioritaskan eksekusi taktik dan kekompakan tim.

Itu menjelaskan mengapa para pemain yang belum mencapai kondisi fisik terbaiknya, seperti Yamal, Nico Williams, dan Mikel Merino, tetap dipertahankan. Mereka adalah mata rantai penting dalam struktur operasional "La Roja".

Sebaliknya, para pemain Real Madrid tidak lagi memainkan peran sentral dalam gaya permainan tim saat ini.

Performa Dani Carvajal menurun karena usia dan cedera. Fran Garcia dan Gonzalo Garcia belum memantapkan diri sebagai pemain kunci. Dean Huijsen adalah prospek yang menjanjikan, tetapi dia belum melampaui para bek tengah yang telah lama diandalkan De la Fuente.

Tay Ban Nha anh 2

Yamal adalah "darah kehidupan" baru "La Roja".

Yang lebih penting lagi, skuad Spanyol saat ini sangat mirip dengan Barcelona, ​​Arsenal, dan Athletic Bilbao. Pedri, Gavi, Yamal, Dani Olmo, dan Nico Williams menciptakan gaya sepak bola yang cepat, terkontrol, dan dinamis. Itulah yang diprioritaskan De la Fuente.

Dalam beberapa hal, tim nasional Spanyol saat ini lebih menyerupai tim yang dibangun berdasarkan kerja sama tim daripada kekuatan merek.

Absennya Real Madrid lebih merupakan masalah klub daripada masalah tim nasional.

Absennya para pemain Real Madrid sebenarnya mencerminkan masalah lain: terputusnya hubungan antara Klub Kerajaan dan identitas tradisional sepak bola Spanyol.

Dalam beberapa tahun terakhir, Real Madrid telah bergeser secara signifikan menuju model globalisasi untuk skuadnya. Bintang-bintang terpenting mereka berasal dari Brasil, Prancis, Inggris, atau Uruguay. Jude Bellingham, Vinicius, Kylian Mbappe, Federico Valverde, dan Rodrygo adalah inti dari proyek ini di Bernabeu.

Hal ini membantu Real Madrid mempertahankan kekuatan mereka di Liga Champions, tetapi juga menyebabkan berkurangnya jumlah pemain Spanyol berkualitas tinggi di klub tersebut.

Tay Ban Nha anh 3

De la Fuente punya alasan kuat untuk tidak memanggil pemain Real Madrid mana pun untuk Piala Dunia.

Sebaliknya, tim nasional Spanyol saat ini dibangun di sekitar generasi muda dengan gaya yang sangat khas. Mereka berbakat secara teknis, terbiasa mengontrol bola, dan bermain dengan intensitas tinggi. Ini adalah jenis sepak bola yang lebih dipengaruhi oleh Barcelona, ​​Athletic Bilbao, atau Arsenal asuhan Mikel Arteta daripada Real Madrid.

Oleh karena itu, pertanyaan besarnya bukan lagi "Apakah Spanyol akan lebih lemah tanpa pemain Real Madrid?", melainkan "Seberapa besar kontribusi yang masih bisa diberikan Real Madrid kepada tim nasional Spanyol saat ini?".

Faktanya, "La Roja" tetap memasuki Piala Dunia sebagai kandidat juara. Mereka memiliki Rodri di lini tengah, Yamal di sayap kanan, Pedri sebagai pengatur serangan, dan Nico Williams sebagai pemain yang mampu mengubah jalannya pertandingan. Mereka semua adalah pemain yang mampu menentukan hasil pertandingan di level tertinggi.

Absennya Real Madrid mungkin mengurangi makna simbolis tim nasional Spanyol. Namun, dari sudut pandang profesional, tim asuhan De la Fuente masih memiliki semua fondasi yang diperlukan untuk bersaing memperebutkan gelar Piala Dunia 2026.

Sumber: https://znews.vn/tay-ban-nha-van-on-ma-khong-can-real-madrid-post1654091.html


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Jembatan monyet

Jembatan monyet

perdamaian

perdamaian

Dia merawatnya.

Dia merawatnya.