Situasi antara Marc-André ter Stegen dan FC Barcelona seperti sebuah "perang" yang muncul dari kemarahan sang kiper dan kapten. |
Ter Stegen marah dengan cara Barcelona memperlakukannya, terutama setelah klub tersebut mendatangkan Joan García dari Espanyol dengan harga €20 juta. Oleh karena itu, pengumuman mendadak Ter Stegen bahwa ia membutuhkan operasi dan akan absen selama tiga bulan, bukan empat bulan seperti yang dilaporkan sebelumnya, akan menempatkan Barca dalam posisi sulit.
Pesan Ter Stegen menimbulkan masalah besar bagi rencana Barcelona, terutama terkait pendaftaran kiper baru Joan Garcia. Awalnya, Barca mengira Ter Stegen akan absen selama empat bulan jika menjalani operasi untuk mengobati cedera lututnya yang terus kambuh.
Dalam hal ini, klub akan menggunakan peraturan La Liga, yang mengizinkan 80% dari gaji pemain untuk cedera jangka panjang (minimal empat bulan), untuk mendaftarkan pemain pengganti, guna mempermudah kedatangan kiper baru Garcia.
Namun, dalam pernyataan yang dirilis pada 25 Juli, Ter Stegen mengkonfirmasi bahwa ia akan menjalani operasi dan hanya akan absen selama tiga bulan, dari akhir Juli hingga akhir Oktober. Ini berarti Barcelona tidak memenuhi syarat untuk mengaktifkan mekanisme gaji darurat La Liga, yang mensyaratkan masa cedera minimal empat bulan.
![]() |
Barcelona secara aktif berupaya melepas Ter Stegen dari Camp Nou. |
Perubahan waktu pemulihan Ter Stegen merupakan pukulan besar bagi Barcelona, yang menghadapi batasan gaji ketat di La Liga. Marca berkomentar bahwa Ter Stegen sengaja menyatakan masa pemulihan tiga bulan untuk mencegah Barcelona menggunakan peraturan gaji La Liga, sehingga menyulitkan mereka untuk mendaftarkan pemain baru, Garcia.
"Ketika seseorang marah, mereka akan melakukan segala cara untuk mempersulit lawan mereka. Dalam hal ini, lawan Ter Stegen adalah Barcelona. Oleh karena itu, Ter Stegen mengumumkan cuti tiga bulan untuk menghindari pembayaran 80% gajinya, sehingga menghambat pendaftaran Joan García," tulis Marca .
El Pais berkomentar: "Ter Stegen sedang mempermainkan Barca; pengumuman absennya pemain selama tiga bulan itu sudah direncanakan!" Surat kabar Spanyol itu berpendapat bahwa konflik ini akan merugikan Ter Stegen dan Barcelona.
Jika Ter Stegen sengaja mempersingkat waktu pemulihannya lebih dari empat bulan setelah operasi, ia bisa dengan mudah mengalami cedera kembali. Sementara itu, jika Barcelona gagal mendaftarkan Garcia, mereka akan memulai musim 2025/26 dengan pertahanan yang tidak stabil.
Sumber: https://znews.vn/ter-stegen-va-barcelona-tu-huy-hoai-nhau-post1571693.html









Komentar (0)