• Keunikan dan makna mendalam dari tradisi barongsai selama Tet (Tahun Baru Vietnam).
  • Menyebarkan hukum Taurat, berbagi kebaikan dan kasih sayang selama Tết.

Menjelang Tết, suasana terasa tenang. Rumah-rumah dibersihkan secara menyeluruh untuk menyambut leluhur dalam reuni keluarga. Altar leluhur dilap dengan teliti, dupa memenuhi udara, dan bunga-bunga segar dirangkai dengan gaya tradisional: krisan kuning, gladiol, dan bunga aprikot yang lembut dan sederhana. Di dapur, para ibu dan saudari berkumpul untuk membuat selai dan membungkus banh chung dan banh tet (kue beras tradisional Vietnam). Di depan gerbang, bunga aprikot kuning bermekaran dengan lebat, aroma lembutnya terbawa oleh angin musim semi yang sejuk. Semua ini menciptakan suasana musim semi yang lembut dan bersahaja di Hue .

Istana Thai Hoa, yang terletak di dalam Benteng Kekaisaran Hue, dulunya merupakan tempat para kaisar dan pejabat Dinasti Nguyen mengadakan sidang. Saat ini, tempat ini menjadi tujuan wisata populer bagi pengunjung domestik dan internasional. Istana Thai Hoa, yang terletak di dalam Benteng Kekaisaran Hue, dulunya merupakan tempat para kaisar dan pejabat Dinasti Nguyen mengadakan sidang. Saat ini, tempat ini menjadi tujuan wisata populer bagi pengunjung domestik dan internasional.

Saat membicarakan musim semi di Hue, kita tidak bisa tidak menyebut bunga kertas Thanh Tien, produk kerajinan tangan yang indah dari desa kerajinan tradisional. Bunga-bunga ini muncul di mana-mana: di altar, rak, sudut rumah, dan bahkan menghiasi nampan persembahan lima buah. Ranting bunga kertas buatan tangan yang cerah ini memiliki keindahan yang anggun, menambah kehangatan dan keceriaan pada suasana Tet (Tahun Baru Imlek) sambil tetap mempertahankan sentuhan elegan.

Kuliner Tet khas Hue memiliki ciri khas yang unik. Kue beras ketan (bánh tét) dengan isian kacang hijau atau daging babi, selai jahe pedas, selai kelapa, selai biji teratai, kue beras berbentuk naga dan phoenix... Jamuan mewah ini meliputi sosis babi khas Hue (chả Huế), keju kepala babi (giò thủ), acar sayur (dưa món), acar bawang merah (củ kiệu), dan daging yang direndam dalam saus ikan (thịt ngâm mắm). Piring lima buah, yang disusun secara harmonis sesuai dengan lima elemen, menyerupai sebuah karya seni.