| Proses peninjauan yang ketat akan membantu memastikan bahwa resolusi disahkan dengan tingkat konsensus yang tinggi. |
Sidang-sidang Dewan Rakyat Kota baru-baru ini telah secara jelas menunjukkan peran penting dari proses peninjauan. Misalnya, pada sidang tematik ke-25, ketika Komite Rakyat Kota mengajukan resolusi alokasi pengeluaran rutin untuk Program Target Nasional pembangunan sosial -ekonomi di daerah etnis minoritas dan pegunungan pada tahun 2025, Komite Ekonomi dan Anggaran Dewan Rakyat Kota menganalisis secara menyeluruh dan menyetujui rencana alokasi tersebut, sekaligus meminta peninjauan terhadap dana yang belum dialokasikan untuk memastikan pencairan tepat waktu. Hasilnya, resolusi tersebut berpegang pada prinsip alokasi modal dan menghindari pemborosan sumber daya.
Contoh lain adalah Resolusi yang menetapkan tingkat investasi dan dukungan di bidang kehutanan. Selama proses peninjauan, Komite Ekonomi dan Anggaran Dewan Kota membandingkan tingkat dukungan yang diusulkan dengan peraturan pemerintah, dan memastikan bahwa hal tersebut sesuai dengan keseimbangan anggaran daerah, sehingga Resolusi tersebut memiliki dasar praktis yang jelas. Demikian pula, dalam meninjau rencana modal 2025, alih-alih hanya mempertimbangkan angka keseluruhan, komite dengan cermat mempertimbangkan setiap kelompok tugas, memprioritaskan area-area kunci seperti infrastruktur penting, pendidikan , budaya, dan pencegahan serta pengendalian bencana.
Proses peninjauan juga memainkan peran penting dalam memupuk konsensus di parlemen. Laporan peninjauan disajikan secara ringkas dan padat, menyoroti poin-poin penting dan membantu para delegasi untuk dengan mudah memahami isu-isu yang akan dibahas. Ketika rekomendasi masuk akal, resolusi disahkan dengan persentase suara yang sangat tinggi. Akibatnya, resolusi mendapat dukungan kuat dari rakyat dan para pemilih.
Hal penting lainnya adalah meningkatnya profesionalisme dalam proses peninjauan. Sebelumnya, laporan sebagian besar bersifat formalistik, terutama mengulang isi dokumen yang diajukan. Sekarang, telah terjadi perubahan signifikan, dengan analisis data independen, kritik yang kuat, dan rekomendasi yang jelas. Hal ini jelas terlihat ketika Dewan Rakyat Kota meninjau dan mengubah kebijakan dukungan pertanian agar selaras dengan model pemerintahan lokal dua tingkat yang baru diterapkan. Dalam konteks Hue yang beroperasi di bawah model pemerintahan lokal dua tingkat, resolusi mendatang akan melibatkan banyak isu utama terkait anggaran, perencanaan kota, dan pengembangan mekanisme khusus. Semua ini membutuhkan peninjauan yang ketat untuk menghindari perbedaan antara kebijakan dan praktik. Peninjauan bukan hanya langkah dalam menyempurnakan dokumen, tetapi juga langkah penting dalam membangun konsensus dan memastikan bahwa resolusi, setelah dikeluarkan, benar-benar menjadi kekuatan pendorong pembangunan.
Menurut Komite Tetap Dewan Rakyat Kota, komite-komite Dewan Rakyat secara proaktif menyelenggarakan survei dan mengumpulkan informasi untuk melayani pekerjaan verifikasi, terutama pada isu-isu penting seperti restrukturisasi dan penyederhanaan aparatur organisasi tingkat kota, implementasi model pemerintahan lokal 2C, perencanaan, serta penambahan dan penyesuaian rencana investasi publik. Laporan verifikasi komite-komite tersebut disusun secara objektif, dengan tingkat analisis kritis yang tinggi, memberikan banyak informasi untuk membantu perwakilan Dewan Rakyat dalam membahas, mempertanyakan, dan memutuskan isu-isu utama dalam sidang. Hasilnya, resolusi Dewan Rakyat Kota dikeluarkan dengan cepat, baik melembagakan kebijakan pemerintah pusat maupun menciptakan kerangka hukum bagi semua tingkatan dan sektor untuk diimplementasikan, memperkuat efektivitas manajemen dan mempromosikan proyek-proyek antar-wilayah utama, serta berkontribusi pada penyaluran modal investasi publik yang efisien.
Sumber: https://huengaynay.vn/chinh-polit-xa-hoi/tham-tra-chat-che-nghi-quyet-kha-thi-158159.html







Komentar (0)