Di bawah ini, para ahli dari situs berita kesehatan Amerika yang terpercaya, Healthline, membagikan makanan terbaik untuk penderita penyakit ginjal.
Secara umum, pasien ginjal perlu membatasi asupan natrium (2 mg/hari), kalium (2.000 mg/hari), fosfor (800 mg/hari), dan protein (0,6 g per kg berat badan, misalnya, 300 g untuk orang dengan berat 50 kg), tergantung pada stadium penyakitnya.
Karena penyakit ginjal berkaitan erat dengan penyakit jantung, sebaiknya dikombinasikan dengan diet sehat untuk jantung – yaitu diet yang kaya akan makanan nabati dan rendah lemak jenuh.

Penderita penyakit ginjal perlu membatasi asupan natrium, kalium, dan fosfor.
Foto: AI
Makanan apa saja yang membantu ginjal pulih?
Berikut adalah makanan yang dapat meningkatkan kesehatan ginjal atau mencegah kondisi tersebut memburuk.
Kembang kol: Menyediakan banyak nutrisi, termasuk vitamin K, folat, dan serat. Selain itu, juga mengandung antioksidan dan senyawa anti-inflamasi.
Setengah cangkir (sekitar 62 g) kembang kol rebus mengandung 9,3 mg natrium, 88 mg kalium, 20 mg fosfor, dan 1 g protein.
Anggur merah: Anggur ini merupakan sumber antioksidan flavonoid, yang dapat membantu mengurangi peradangan dan melindungi dari penyakit jantung, diabetes, dan masalah kesehatan lainnya.
Setengah cangkir (75 g) anggur merah mengandung: 1,5 mg natrium; 144 mg kalium; 15 mg fosfor dan 0,5 g protein.
Putih telur: Menyediakan sumber protein berkualitas tinggi, baik untuk ginjal, dan rendah fosfor.
Putih telur lebih baik daripada telur utuh untuk penderita penyakit ginjal karena kuning telur mengandung lebih banyak fosfor. Dua putih telur ayam (66 g) mengandung 110 mg natrium; 108 mg kalium; 10 mg fosfor dan 7 g protein.

Kubis mengandung senyawa bioaktif yang dapat membantu mengontrol kadar gula darah dan mengurangi risiko kerusakan ginjal dan hati.
Foto: AI
Kubis: Menyediakan vitamin, mineral, dan senyawa antioksidan. Sebuah studi tahun 2021 menunjukkan bahwa kubis mengandung senyawa bioaktif yang dapat membantu mengontrol kadar gula darah dan mengurangi risiko kerusakan ginjal dan hati.
Satu cangkir (70 g) kubis yang dicincang halus mengandung 6 mg natrium; 119 mg kalium; 18 mg fosfor dan 0,9 g protein.
Ayam tanpa kulit: Dada ayam tanpa kulit rendah lemak. 85g dada ayam tanpa kulit yang dimasak mengandung 64mg natrium; 220mg kalium; 196mg fosfor dan 27g protein.
Institut Nasional Diabetes, Penyakit Pencernaan, dan Ginjal AS (NIDDK) merekomendasikan agar penderita penyakit ginjal membatasi asupan daging dan ikan hingga 60-80 gram, karena kandungan protein yang tinggi dapat memberi tekanan tambahan pada ginjal.
Paprika: Kaya akan vitamin A dan C serta antioksidan lainnya, tetapi rendah kalium. Nutrisi ini sangat penting untuk fungsi kekebalan tubuh dan terkait erat dengan penyakit ginjal.
Paprika merah berukuran sedang (119 g) mengandung kurang dari 2,5 mg natrium; 213 mg kalium; 27 mg fosfor dan 1 g protein.
Bawang bombai: Menyediakan vitamin C, mangan, dan vitamin B, termasuk folat. Bawang bombai juga mengandung serat prebiotik yang membantu menjaga sistem pencernaan yang sehat.
Satu buah bawang bombay kecil (70 g) mengandung: 3 mg natrium; 102 mg kalium; 20 mg fosfor dan 0,8 g protein.
Lobak putih: Sayuran akar ini bergizi untuk diet pasien ginjal. Kandungan kalium dan fosfornya rendah, tetapi mengandung nutrisi penting lainnya, seperti folat dan vitamin C.
Setengah cangkir (58 g) irisan lobak putih mengandung 23 mg natrium; 135 mg kalium; 12 mg fosfor dan 0,4 g protein.
Nanas: Ini adalah camilan manis untuk penderita penyakit ginjal. Kandungan fosfor, kalium, dan natriumnya rendah.
Nanas juga merupakan sumber serat dan vitamin C yang baik. Nanas mengandung bromelain, enzim yang dapat membantu mengurangi peradangan. Satu cangkir (165 g) nanas yang diiris mengandung 2 mg natrium; 180 mg kalium; 13 mg fosfor dan 1 g protein.
Bawang putih: Sumber mangan dan vitamin B6 yang baik. Bawang putih juga mengandung senyawa sulfur dengan sifat anti-inflamasi, dan juga dianggap baik untuk ginjal.
Minyak zaitun: Sumber vitamin E dan lemak tak jenuh yang sehat dengan sifat anti-inflamasi. Minyak ini juga tidak mengandung fosfor, sehingga cocok untuk penderita penyakit ginjal, menurut Healthline .
Sumber: https://thanhnien.vn/than-yeu-nhung-thuc-pham-nao-giup-phuc-hoi-185251227201928343.htm







