Dengan kemenangan telak 3-0 atas Astemo Rivale Ibaraki di Babak 14, Gunma Green Wings telah memenangkan 14 pertandingan, naik ke peringkat 4 di klasemen Liga Bola Voli Nasional Jepang 2025/26. Ini adalah pencapaian tertinggi dalam sejarah tim.
Dari tim yang promosi musim lalu, Gunma Green Wings kini berada di antara tim-tim papan atas dan bahkan siap bersaing memperebutkan gelar juara dengan tim-tim besar di Jepang.

Kesuksesan Gunma Green Wings saat ini berkat keputusan bijak mereka dalam memperkuat skuad, terutama dengan pemain asing. Di antara tiga pemain asing yang saat ini bermain untuk Gunma, Tran Thi Thanh Thuy paling menonjol.
Hingga saat ini, pemain kelahiran 1997 ini telah mencetak total 303 poin, menempati peringkat ke-14 pemain dengan skor tertinggi di turnamen, dan telah memenangkan penghargaan Pemain Paling Berharga (MVP) sebanyak dua kali. Efisiensi ofensif Thanh Thuy adalah 43,8% (menempati peringkat ke-12 pemain dengan efisiensi ofensif tertinggi di turnamen), dengan 17 blok dan 12 servis.

Sebenarnya, statistik akan jauh lebih mengesankan jika Thanh Thuy tidak harus kembali ke Vietnam selama hampir sebulan untuk berpartisipasi dalam SEA Games 33 bersama tim voli putri Vietnam. Namun demikian, kontribusi "4T" untuk Gunma Green Wings sangat luar biasa.
Thanh Thuy adalah atlet Vietnam dengan penampilan luar negeri terbanyak dalam sejarah (7 kali). Dengan penampilan yang sangat sukses bersama Gunma Green Wings, pemain berusia 29 tahun yang berposisi sebagai outside hitter ini tentu menjadi salah satu pemain yang paling dicari di Kejuaraan Bola Voli Nasional Jepang musim depan, dan diharapkan dapat terus memberikan kontribusi lebih banyak lagi kepada tim nasional, serta menjadi panutan bagi atlet muda di negara tersebut.
Sumber: https://vietnamnet.vn/thanh-thuy-giup-doi-bong-chuyen-nhat-ban-di-vao-lich-su-2479209.html







Komentar (0)