Dr. Dang Tat Thanh, dari Departemen Inovasi, Transformasi Hijau dan Promosi Industri (Departemen Transfer Teknologi - Kementerian Perindustrian dan Perdagangan ), menyatakan bahwa untuk memastikan pasokan bensin E10, saat ini terdapat 3 pabrik produksi etanol yang beroperasi, dan sesuai rencana, 2 pabrik lagi akan mulai beroperasi antara bulan Juli dan Agustus. Di masa mendatang, ketika pabrik-pabrik yang tersisa dipulihkan, kapasitas pasokan domestik E10 akan terus meningkat.
Seiring dengan perkembangan pasokan etanol, terkait sistem pencampuran, pengadukan, dan distribusi bahan bakar nabati, saat ini terdapat 8 pedagang utama berlisensi di seluruh negeri. Menyusul penerbitan Keputusan Pemerintah Nomor 29/2026 tanggal 16 Juni 2026 yang membahas beberapa kendala dalam kegiatan pencampuran, diharapkan akan ada tambahan 6 pedagang utama yang bergabung pada bulan Juli.
Dengan demikian, dengan 14 distributor utama yang berpartisipasi di pasar, kapasitas pasokan biofuel akan terus ditingkatkan.
![]() |
Diperkirakan enam pedagang grosir lagi akan bergabung dalam pencampuran dan pengolahan bensin E10 pada bulan Juli. (Gambar ilustrasi.) |
Memberikan informasi lebih lanjut mengenai hasil setelah satu bulan penggunaan bensin E10 secara luas, Bapak Thanh mengatakan bahwa distribusi bio-bensin E10 secara nasional berjalan sesuai jadwal, pasar stabil, dan tidak ada gangguan dalam rantai pasokan.
“Per tanggal 28 Juni 2026, total konsumsi bioetanol di seluruh negeri mencapai sekitar 980 juta liter, di mana bioetanol E10 mencapai 924 juta liter dan bioetanol E5 mencapai 56 juta liter. Dengan demikian, bioetanol E10 mencakup lebih dari 96% dari total konsumsi. Ini adalah angka yang sangat menggembirakan, yang menegaskan bahwa proses transisi telah berlangsung dengan cepat dan masyarakat telah menerima serta menggunakan bioetanol E10 sebagai bahan bakar reguler,” demikian disampaikan oleh Bapak Dang Tat Thanh.
Saat ini, semua stasiun bensin ritel di seluruh negeri menjual bahan bakar bioetanol E10. Dua perusahaan besar, Petrolimex dan PVOIL, bersama dengan 24 distributor lainnya, memasok bahan bakar bioetanol E10 di seluruh negeri. Pada saat yang sama, 11 dari 26 distributor terus memasok bensin E5 untuk memenuhi permintaan konsumen.
Selain itu, Kementerian Perindustrian dan Perdagangan sedang mengembangkan dan meluncurkan aplikasi "Around Me", yang akan membantu konsumen dengan mudah menemukan sekitar 1.500 toko yang menjual bensin E5 di seluruh negeri, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka.
"Dapat dikatakan bahwa, setelah satu bulan implementasi peta jalan pencampuran biofuel E10, pasar beroperasi stabil, pasokan terjamin, dan masyarakat telah menerima biofuel sebagai bahan bakar reguler," tegas Dr. Dang Tat Thanh.
Sumber: https://znews.vn/them-6-doanh-nghiep-tham-gia-pha-che-xang-e10-post1665996.html









