Menurut situs kesehatan Health, Chelsea Rae Bourgeois, seorang ahli nutrisi yang bekerja di AS, mengatakan bahwa buah kiwi dapat mendukung penurunan berat badan, mengontrol kadar gula darah, dan meningkatkan kesehatan kekebalan tubuh, pencernaan, jantung, dan mata.
Buah kiwi dapat membantu menurunkan berat badan dan mengontrol kadar gula darah.
Mendukung pencernaan
Kiwi mengandung serat larut dan tidak larut, yang mendukung sistem pencernaan. Secara spesifik, serat larut membantu menjaga kesehatan mikrobioma usus, sedangkan serat tidak larut membantu menjaga pergerakan usus yang teratur.
Menurut penelitian, buah kiwi juga memiliki dampak positif pada kondisi seperti diabetes, sindrom iritasi usus (IBS), penyakit kardiovaskular, dan depresi.
Mengandung vitamin C
Buah kiwi mengandung vitamin C, yang membantu mendukung sistem kekebalan tubuh dan melindungi tubuh dari kerusakan oksidatif yang disebabkan oleh radikal bebas.
Satu buah kiwi mengandung 64 miligram vitamin C, yang setara dengan 71% dari asupan harian yang direkomendasikan untuk pria dan 85% untuk wanita.
Mendukung kesehatan jantung
Selain olahraga teratur, diet seimbang yang mencakup kiwi membantu menjaga tekanan darah tetap sehat.
Penelitian juga menunjukkan bahwa mengonsumsi kiwi setiap hari dapat mengurangi kolesterol total dan trigliserida.
Pengelolaan berat badan
Buah kiwi rendah kalori dan tinggi serat, yang membantu mengurangi keinginan ngemil dan membuat Anda merasa kenyang lebih lama. Satu buah kiwi mengandung sekitar 42 kalori dan 2 gram serat.
Pola makan seimbang untuk menurunkan berat badan harus mencakup buah-buahan, sayuran, protein tanpa lemak, biji-bijian utuh, dan lemak sehat. Oleh karena itu, mereka yang mencoba menurunkan berat badan juga harus mengonsumsi kiwi dalam jumlah sedang, sesuai dengan kebutuhan nutrisi masing-masing.
Meningkatkan penglihatan
Karotenoid lutein dan zeaxanthin dalam buah kiwi dapat mengurangi oksidasi pada mata dan risiko katarak.
Sementara itu, vitamin C dalam kiwi dapat membantu mengurangi peradangan dan risiko degenerasi makula.
Produk ini memiliki indeks glikemik rendah.
Buah kiwi memiliki kandungan air yang tinggi dan indeks glikemik yang rendah. Kiwi hijau memiliki indeks glikemik sekitar 39, sedangkan kiwi kuning memiliki indeks glikemik sekitar 48,1.
Namun, beberapa orang mungkin alergi terhadap kiwi. Alergen utama dalam kiwi adalah aktinidin. Tanda-tanda umum reaksi alergi meliputi sakit perut, muntah, mengi, kesulitan menelan makanan, gatal di tenggorokan dan mulut, serta pembengkakan wajah.
Tautan sumber







Komentar (0)