![]() |
Pada pagi hari tanggal 31 Mei, lebih dari 124.000 siswa di Hanoi mengikuti ujian Matematika – mata pelajaran terakhir dalam ujian masuk sekolah menengah atas negeri tahun ajaran 2026-2027. Setelah ujian berakhir, banyak siswa bersorak dan merayakan setelah menyelesaikan perjalanan yang menegangkan. |
![]() ![]() ![]() ![]() |
Menurut penilaian guru, ujian matematika tahun ini jelas mencerminkan semangat kurikulum baru: mengevaluasi kemampuan siswa dalam menggunakan pengetahuan matematika untuk memecahkan situasi kehidupan nyata. Ujian ini menguji tingkat pengetahuan dan keterampilan dasar yang tinggi, tanpa terlalu menantang. Siswa hanya perlu meluangkan waktu untuk mengulang materi, berlatih menyelesaikan soal-soal matematika dasar dengan baik, dan mengerjakan ujian dengan teliti agar dapat dengan mudah menyelesaikan 75% hingga 80% soal. (Foto: Dinh Ha, Viet Huy) |
![]() |
Sahabat karib Tran Duc Anh (kanan) dan Hua Nam Hai, siswa di Sekolah Menengah Thanh Tri, memanfaatkan kesempatan untuk mendiskusikan soal dan jawaban ujian tepat di gerbang sekolah sebelum pulang. Kedua anak laki-laki itu menilai ujian tersebut memiliki tingkat kesulitan sedang, tetapi Duc Anh menyesal tidak mendapatkan nilai 9. Meskipun demikian, setelah menyelesaikan tonggak penting dalam perjalanan akademis mereka, kedua anak laki-laki itu merasa lega dan stres mereka hilang. |
![]() |
Sementara itu, banyak kandidat meninggalkan ruang ujian dengan wajah sedih, bahkan beberapa di antaranya menangis karena hasil ujian mereka tidak sesuai harapan. "Ujiannya lebih sulit dari yang saya duga," ujar Linh Chi, seorang siswi dari Sekolah Menengah Den Lu, dengan mata merah setelah ujian. |
![]() |
Sambil menunggu di luar gerbang sekolah, ibu Linh Chi terus menepuk punggungnya, mengajukan pertanyaan, menyemangatinya, dan membantunya menenangkan diri. |
![]() |
Sementara itu, begitu melihat putrinya keluar dari ruang ujian, Ibu Le Thi Kim Dung (kelurahan Vinh Tuy) langsung memeluknya. Meskipun belum mengetahui hasil ujiannya, sang ibu dengan lembut mencium kening putrinya untuk menyemangatinya setelah ujian yang menegangkan. "Kamu sudah belajar dan mempersiapkan diri dengan sangat keras, jadi lakukan yang terbaik," kata Ibu Dung. Keluarganya telah merencanakan perjalanan 7 hari ke Nha Trang untuk merayakan dan membantu putrinya bersantai setelah masa stres yang panjang. |
![]() |
Karena dua keponakannya mengikuti ujian masuk kelas 10 tahun ini, Ibu Pham Thu Thao (Kelurahan Ha Dong) dan putrinya menyiapkan spanduk dengan foto kedua siswi tersebut untuk menyemangati dan memberi semangat setelah ujian. Begitu kedua siswi itu keluar dari gerbang sekolah, seluruh keluarga bersorak dan mengangkat spanduk ucapan selamat, membuat suasana di depan pusat ujian semakin meriah. |
![]() |
Dengan demikian, lebih dari 124.000 kandidat telah menyelesaikan ujian masuk kelas 10 non-spesialisasi di Hanoi. Tahun ini, sekitar 56% lulusan SMP telah mendapatkan tempat di kelas 10 di SMA negeri. Siswa yang tersisa akan bersekolah di SMA swasta, pusat pelatihan kejuruan, atau pusat pendidikan berkelanjutan. Nilai ujian dan perkiraan nilai batas akan diumumkan antara tanggal 19 dan 22 Juni. |
Sumber: https://znews.vn/thi-sinh-tiec-nuoi-vi-mat-diem-9-mon-toan-post1655723.html



















Komentar (0)