Pengamatan di banyak jaringan ritel besar menunjukkan bahwa jumlah pembeli telah meningkat 3-4 kali lipat dibandingkan hari-hari biasa, terutama pada siang dan malam hari.

Sebagai antisipasi terhadap peningkatan permintaan konsumen, jaringan supermarket telah secara proaktif mengembangkan rencana untuk menimbun dan memasok barang. Ibu Nguyen Thi Bich Van, Direktur Komunikasi di Central Retail Group, menyatakan bahwa perusahaan telah bekerja sama dengan pemasok 4-5 bulan sebelum Tet (Tahun Baru Imlek), menyelesaikan volume produksi dan memastikan pasokan yang stabil. Barang-barang kebutuhan pokok, makanan segar, permen, dan minuman telah ditimbun untuk memastikan rak selalu terisi penuh dan tidak terjadi kekurangan.
Bersamaan dengan persiapan pasokan barang, program stabilisasi harga terus dipertahankan. Banyak barang kebutuhan pokok memiliki harga stabil atau penurunan harga yang signifikan melalui program promosi skala besar. Khususnya, beberapa makanan segar, ternak, dan daging unggas terus dikenakan kontrol harga, membantu meringankan beban keuangan masyarakat selama Tết.

Menjelang Tết (Tahun Baru Imlek), permintaan akan barang-barang untuk hidangan tradisional Tết meningkat secara signifikan. Supermarket terus mengisi kembali stok produk mereka, dengan fokus pada kesegaran dan keamanan pangan. Selain itu, permen dan barang-barang terkait Tết juga menjadi pilihan populer untuk konsumsi keluarga dan sebagai hadiah.

Keranjang hadiah dan kotak hadiah untuk Tet (Tahun Baru Imlek) hadir dalam berbagai desain dan kisaran harga, dan tetap menjadi pilihan populer. Konsumen semakin fokus tidak hanya pada penampilan tetapi juga pada kualitas produk di dalamnya, memprioritaskan merek-merek ternama dengan asal-usul yang jelas dan sesuai dengan anggaran mereka.

Menurut Ibu Pham Thi Thuy Huong, Direktur supermarket WinMart Royal City, jumlah barang yang tersedia untuk Tahun Baru Imlek 2026 (Tahun Kuda) meningkat sekitar 25% dibandingkan hari-hari biasa, sementara daya beli diperkirakan meningkat 20-25% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kategori produk utama meliputi permen, minuman, dan barang-barang kebutuhan pokok untuk makan keluarga.
Yang perlu diperhatikan, selain produk untuk hadiah, WinMart berfokus pada memastikan pasokan barang-barang penting yang stabil seperti beras dan minyak goreng. Produksi beras saja telah meningkat sekitar 20%, memenuhi permintaan tinggi selama Tet (Tahun Baru Imlek). Banyak produk mempertahankan harga yang kompetitif, sejalan dengan kebiasaan belanja konsumen yang berhati-hati.

Menurut pelaku bisnis, pengeluaran konsumen selama liburan Tet tahun ini diperkirakan akan mempertahankan tren kenaikannya, tetapi konsumen cenderung lebih berhati-hati, memprioritaskan produk berkualitas dengan harga yang wajar. Menanggapi tren ini, program promosi dirancang untuk melakukan diversifikasi di berbagai segmen, mulai dari paket produk terjangkau hingga set hadiah kelas atas.
Untuk memudahkan masyarakat berbelanja, jaringan supermarket telah mengumumkan jadwal operasional khusus selama liburan Tet. Jaringan supermarket GO! akan buka hingga pukul 12 siang pada tanggal 29 bulan lunar (16 Februari), tutup pada tanggal 1 Tet, dan buka kembali pada tanggal 2 Tet. Sementara itu, WinMart akan buka hingga pukul 12 siang pada tanggal 29 bulan lunar dan akan kembali beroperasi pada tanggal 4 Tet.
Pengadaan barang secara proaktif, menjaga harga tetap stabil, dan menyelenggarakan banyak program promosi praktis telah berkontribusi pada pasar ritel yang lebih dinamis menjelang Tết, secara efektif memenuhi kebutuhan belanja masyarakat. Suasana ramai di supermarket juga mencerminkan kepercayaan konsumen yang secara bertahap menguat, dengan tujuan untuk musim Tết yang memuaskan, aman, dan ekonomis.
Sumber: https://hanoimoi.vn/thi-truong-ban-le-soi-dong-nhung-ngay-can-tet-733032.html








Komentar (0)