SVVN – Berkaitan erat dengan sejarah bangsa, bendera nasional membawa semangat zaman dan makna agung untuk meraih masa depan. Untuk merayakan Hari Nasional 2 September, bendera merah dengan bintang kuning dikibarkan dengan khidmat di depan rumah-rumah dan di jalan-jalan... Warna sakral bendera nasional dalam beberapa hari terakhir telah meninggalkan banyak jejak di hati anak-anak Vietnam.
Bendera nasional berkibar di atas Menara Bendera Hanoi . |
Bendera nasional dan makna sejarahnya
“Negara ini tetaplah negara,
"Bendera kemerdekaan dikibarkan, fondasi perdamaian dibangun."
( Ho Chi Minh – “Ratapan Istri Prajurit” yang Baru)
Di awal musim gugur Hanoi, seluruh penjuru negeri yang berbentuk S ini dipenuhi bendera dan bunga. Tak sulit melihat bendera nasional berkibar khidmat di depan setiap rumah dan kios-kios bunga dengan bendera-bendera kecil di sepanjang jalan.
Nguyen Ngoc Linh (mahasiswa Asia-Pasifik, Akademi Diplomatik) tak kuasa menahan diri untuk tak tersentuh oleh keindahan bendera nasional. Dengan segudang renungan mendalam di hatinya, Ngoc Linh bercerita: “Saya masih ingat betul apa yang diajarkan guru saya saat saya masih SD. Bendera merah dengan bintang kuning berlatar belakang merah melambangkan revolusi, warna kuning melambangkan rakyat Vietnam, dan bintang berujung lima melambangkan lima golongan: cendekiawan, petani, buruh, pedagang, dan prajurit, yang semuanya menciptakan persatuan nasional yang agung. Bendera itu sendiri mengandung makna sakral, dan mungkin itu juga sesuatu yang tak akan pernah saya lupakan.”
Sejak kecil, gambaran bendera itu sudah tertanam kuat dalam benak Ngoc Linh, menjadi simbol baginya untuk terus berjuang dan bekerja keras. |
Belakangan ini, Ngoc Linh kerap menghabiskan waktu menyusuri jalanan Hanoi. Ia sangat bangga melihat warna merah menyala di jalanan yang dilaluinya. Bendera merah dengan bintang kuning berujung lima telah menemani rakyat dari masa-masa sulit perjuangan hingga memasuki masa Reformasi, berjuang untuk bangkit "bahu-membahu dengan kekuatan dunia". Makna historis bendera nasional menjadi pengingat yang sangat berharga bagi Ngoc Linh. Oleh karena itu, ia berharap dapat terus berjuang untuk memupuk dan mengembangkan jati diri seorang pelajar Vietnam, terutama di era VUCA (Volatilitas - Volatilitas; Ketidakpastian - Ketidakpastian; Kompleksitas - Kompleksitas; Ambiguitas - Ambiguitas).
Gambar bendera tersebut juga membangkitkan banyak pemikiran dalam diri Nguyen Vi Khanh (mahasiswa Keuangan, Universitas RMIT). Vi Khanh berbagi: “Bagi saya, bendera nasional selalu menjadi salah satu hal paling sakral di setiap negara. Terutama pada Hari Nasional 2 September, gambar bendera Vietnam yang berkibar lurus di jalanan membuat saya merasakan atmosfer yang lebih sakral dan bangga dari sebelumnya. Saya pikir pengibaran bendera pada tanggal 2 September membangkitkan dalam diri kita masing-masing rasa bangga dan rasa syukur yang kuat terhadap masa lalu, dan itulah yang membuat bendera nasional semakin istimewa pada hari ini.”
Di universitas, Vi Khanh memiliki rencana untuk mengembangkan diri, bertekad untuk membawa bendera nasional ke kompetisi internasional. |
Citra bendera merah dengan bintang kuning yang berkibar di langit biru yang damai senantiasa mengobarkan api semangat pengabdian bagi tanah air di hati rakyat Vietnam. Tak hanya pada hari-hari besar nasional, jalanan pun dipenuhi bendera merah menyala. Rakyat Vietnam senantiasa mencintai dan menghormati bendera nasional karena maknanya yang mendalam, terutama bagi generasi muda—tunas masa depan bangsa.
Keyakinan yang bangga terhadap masa depan
Jalanannya terang dengan bendera merah menyala. |
Vu Ngoc Huyen (Mahasiswa Komunikasi Internasional, Akademi Diplomatik), yang pernah menjadi Siswa Berprestasi Nasional bidang Sejarah, menegaskan: "Mendidik patriotisme dan kesadaran menjaga bendera nasional sejak dini sangat penting bagi generasi muda di masa depan."
“Patriotisme adalah inti dari kepribadian manusia, sebuah tradisi berharga yang perlu dipupuk sejak kecil. Jika ditanamkan sejak dini, cinta tanah air akan menjadi bagian tak terpisahkan dari jiwa anak. Di saat yang sama, kesadaran untuk melindungi bendera nasional akan membantu setiap orang memahami makna sakral bendera nasional, sehingga memperkuat semangat solidaritas dan keterikatan dengan masyarakat,” ujar Ngoc Huyen sambil tersenyum.
Bagi Ngoc Huyen, ekspresi positif membuktikan bahwa patriotisme dan solidaritas selalu ada dan hadir dalam "gambar yang paling biasa". |
Belakangan ini, tren melukis bendera nasional dalam rangka Hari Nasional semakin meluas. Gambar-gambar orang yang melukis mural, atap, dll. pada bendera nasional di surat kabar dan televisi telah sangat menginspirasi Ngoc Huyen. Hal ini telah membangkitkan keyakinan Ngoc Huyen yang membanggakan akan masa depan: "Tindakan praktis seperti ini bukan sekadar tren sementara, tetapi juga bukti nyata bahwa menanamkan patriotisme sejak dini telah menanamkan benih-benih kebaikan di hati setiap orang Vietnam."
Spanduk dan bendera nasional digantung dengan khidmat di seluruh jalan. |
Spanduk dan bendera nasional digantung dengan khidmat di seluruh jalan. |
Dalam suasana Hari Nasional, citra bendera nasional menjadi semakin sakral dan khidmat. Bendera nasional Republik Sosialis Vietnam adalah simbol kemerdekaan, kebebasan, dan kebahagiaan, sebuah citra cemerlang bagi generasi mendatang untuk berkontribusi membangun Tanah Air dan mengharumkan nama negara.
(Foto: Cong Thang) – svvn.tienphong.vn
Sumber: https://svvn.tienphong.vn/thieng-lieng-mau-co-to-quoc-post1668637.tpo
Komentar (0)