Tekanan darah tinggi adalah salah satu penyebab utama penyakit kardiovaskular di Amerika Serikat, yang memengaruhi hampir separuh populasi dewasa. Sekitar 1 dari 10 pasien ini menderita hipertensi resisten – suatu kondisi yang sangat sulit diobati.
Baru-baru ini, dalam sebuah studi yang diterbitkan di jurnal Device, para peneliti di Pennsylvania State University melaporkan pengembangan sebuah perangkat bernama CaroFlex, yang dibuat menggunakan teknologi pencetakan 3D, menggabungkan komponen elektronik fleksibel dengan lapisan hidrogel konduktif yang dapat langsung menempel pada jaringan hidup tanpa perlu jahitan. Dalam uji coba awal pada hewan, perangkat tersebut membantu menurunkan tekanan darah dan secara signifikan mengurangi iritasi dan kerusakan jaringan yang biasa terjadi pada implan tradisional.
Menurut tim peneliti, CaroFlex terbuat dari bahan hidrogel konduktif dengan fleksibilitas yang sangat menyerupai jaringan biologis alami. Perangkat ini juga dilapisi dengan hidrogel perekat khusus, sehingga dapat menempel langsung ke dinding arteri tanpa memerlukan jahitan bedah.

Tao Zhou, seorang asisten profesor di Departemen Teknik dan Mekanika dan penulis utama studi tersebut, mengatakan bahwa implan tradisional sering diamankan dengan jahitan dan dapat merusak jaringan di sekitarnya seiring waktu.
Sementara itu, CaroFlex bekerja dengan memengaruhi sistem refleks tekanan alami tubuh, yang mengatur tekanan darah melalui sinyal saraf. Perangkat ini ditempatkan di dekat sinus karotis, yang terletak di arteri karotis, yang mengandung banyak ujung saraf yang merasakan tekanan darah. Reseptor di sana terus menerus mengirimkan sinyal ke otak untuk mengatur detak jantung dan elastisitas pembuluh darah. Melalui denyut listrik frekuensi rendah, perangkat CaroFlex merangsang reseptor ini untuk mengatur respons tubuh terhadap tekanan darah tinggi.
Menurut Tao Zhou, banyak pasien saat ini menggunakan kombinasi 3-5 obat, namun tekanan darah tinggi mereka tetap tidak menurun. Untuk kasus-kasus ini, terapi bioelektronik seperti CaroFlex dapat menjadi solusi tambahan yang potensial bagi pasien yang resisten terhadap pengobatan.
Sebelum melakukan pengujian pada hewan, tim peneliti mengevaluasi kekuatan mekanik dan konduktivitas listrik perangkat CaroFlex di laboratorium. Hasil pengujian menunjukkan bahwa struktur hidrogel dapat diregangkan hingga dua kali ukuran aslinya sebelum putus, sementara lapisan perekat mempertahankan kinerja yang stabil setelah 6 bulan penyimpanan.
Ketika CaroFlex ditanamkan pada tikus laboratorium, perangkat tersebut menunjukkan efek signifikan dalam menurunkan tekanan darah. Dalam lima mode stimulasi listrik yang diuji, empat mode menghasilkan penurunan tekanan darah rata-rata lebih dari 15%. Setelah dua minggu penanaman, jaringan di sekitarnya hampir tidak menunjukkan tanda-tanda peradangan atau respons imun yang signifikan.
Para peneliti saat ini terus mengoptimalkan CaroFlex sebelum melanjutkan pengujian perangkat tersebut pada hewan yang lebih besar dan melakukan uji klinis di masa mendatang pada manusia.
Sumber: https://khoahocdoisong.vn/thiet-bi-in-3d-giup-ha-huyet-ap-hieu-qua-tu-my-post2149100687.html







Komentar (0)