Menurut laporan pengawasan dari minggu ke-1 hingga minggu ke-14 tahun 2026, seluruh negeri mencatat 24 kasus, termasuk 4 kematian; kelompok usia yang paling terdampak adalah anak-anak di bawah 15 tahun, yang mencakup 46% dari total kasus. Kasus tercatat secara sporadis di masyarakat, tanpa membentuk wabah yang terkonsentrasi. Namun, jumlah kasus cenderung meningkat akhir-akhir ini dan lebih tinggi daripada periode yang sama pada tahun 2025 (14 kasus). Situasi ini menunjukkan risiko penyakit tersebut terus muncul, yang berdampak pada kesehatan penduduk, terutama anak-anak.

Untuk mencegah dan mengendalikan penyakit meningokokus secara proaktif, Kementerian Kesehatan meminta masyarakat untuk meningkatkan kesadaran tentang pencegahan penyakit dan secara proaktif menerapkan semua langkah untuk melindungi kesehatan diri sendiri, keluarga, dan masyarakat.
Lakukan praktik kebersihan pribadi yang baik, seringlah mencuci tangan dengan sabun dan air bersih; berkumur dan membersihkan tenggorokan dengan larutan antiseptik; kenakan masker di tempat umum dan di transportasi umum; batasi kontak dengan orang sakit.

Jaga kebersihan lingkungan yang baik, tingkatkan ventilasi di ruang tinggal, belajar, dan bekerja; bersihkan permukaan dan benda yang sering disentuh setiap hari (pegangan pintu, meja, mainan, dll.) dengan sabun atau deterjen biasa.
Konsumsi makanan seimbang dan berolahraga secara teratur untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda .
Ketika mengalami gejala yang mencurigakan seperti demam tinggi, sakit kepala, mual, leher kaku, atau petekia (bintik-bintik merah kecil), orang tersebut harus segera pergi ke fasilitas medis terdekat untuk pemeriksaan dan pengobatan tepat waktu. Deteksi dini dan pengobatan tepat waktu sangat penting dalam membatasi komplikasi serius dan kematian akibat penyakit tersebut.
Departemen Pendidikan dan Komunikasi Kesehatan (menurut Kementerian Kesehatan)
Sumber: https://yte.nghean.gov.vn/tin-chuyen-nganh/thong-tin-ve-benh-do-nao-mo-cau-1011073






Komentar (0)