
Paspor - Foto Ilustrasi TTO
Menurut peringkat paspor global Henley Passport Index 2025, yang diperbarui pada bulan Desember, Singapura memiliki paspor terkuat, sementara Vietnam naik dua peringkat dari posisi ke-92 ke posisi ke-90.
Peringkat paspor mencerminkan mobilitas global warga negara dan keterbukaan suatu negara.
Saat ini, warga negara Vietnam dapat memasuki 50 destinasi tanpa visa atau dengan mengajukan e-visa, visa on arrival, atau ETA (izin perjalanan elektronik) di total 199 negara dan wilayah.
Destinasi yang dapat dikunjungi warga negara Vietnam tanpa visa atau hanya dengan e-visa atau visa saat kedatangan meliputi negara-negara ASEAN (Thailand, Singapura, Myanmar, Malaysia, Laos, Kamboja, dll.), Bhutan, Chili, dan negara-negara kepulauan seperti Kepulauan Komoro, Malawi, Maladewa, dan Madagaskar.
Peringkat tertinggi yang pernah diraih Vietnam dalam sejarah 19 tahun Indeks Paspor Henley adalah peringkat ke-78 pada tahun 2006 dan 2007.
Menurut indeks ini, Singapura masih memegang posisi sebagai negara dengan paspor terkuat di dunia , dengan warganya diizinkan masuk tanpa visa ke 193 negara dan wilayah.
10 paspor terkuat di dunia.
TIDAK. | Tujuan | Jumlah destinasi bebas visa |
1 | Singapura | 193 |
2 | Korea | 190 |
3 | Jepang | 189 |
4 | Belgia, Denmark, Finlandia, Prancis, Jerman, Irlandia, Italia, Luksemburg, Belanda, Spanyol, Swiss | 187 |
5 | Austria, Yunani, Norwegia, Portugal, Swedia | 186 |
6 | Hungaria, Malta, Selandia Baru, Polandia, Slovakia, Slovenia | 185 |
7 | Australia, Kroasia, Republik Ceko, Estonia, Uni Emirat Arab, Britania Raya | 184 |
8 | Kanada, Latvia | 183 |
9 | Liechtenstein, Lithuania | 182 |
10 | Islandia, Malaysia | 181 |
Indeks Paspor Henley dinilai berdasarkan jumlah negara dan wilayah yang dapat dimasuki warga negara suatu negara tanpa visa sebelumnya, atau hanya dengan visa elektronik (e-visa), visa saat kedatangan, atau otorisasi perjalanan elektronik (ETA).
Peringkat ini disusun dari sumber data eksklusif Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA) yang dikombinasikan dengan analisis dari tim riset Henley & Partners.
Sumber: https://tuoitre.vn/thu-hang-moi-cua-ho-chieu-viet-nam-20251215151219797.htm






Komentar (0)