Saat musim V-League 2025-2026 memasuki tahap akhir, hasil putaran ke-24 bisa menjadi titik balik yang menentukan masa depan banyak klub musim ini, termasuk Hoang Anh Gia Lai (HAGL), Becamex Ho Chi Minh City, PVF-CAND, danSHB Da Nang.
Karena selisih poin yang tipis, hanya satu kekalahan saja dapat menyeret sebuah tim dari posisi aman ke zona degradasi. Di antara klub-klub yang masih berisiko terdegradasi, pada pukul 19.15 WIB tanggal 22 Mei, PVF-CAND akan bertandang ke Stadion Hang Day untuk menghadapi The Cong Viettel . Tim pendatang baru liga ini mulai merasakan kerasnya realitas V-League, secara konsisten berada di dua posisi terbawah klasemen.
Mirip dengan PVF-CAND, SHB Da Nang , yang juga berada di grup terbawah, menghadapi risiko degradasi yang sangat tinggi. Hasil imbang di putaran ke-23 untuk sementara membantu tim tersebut keluar dari posisi terbawah klasemen, tetapi itu masih belum cukup untuk menciptakan stabilitas yang dibutuhkan. Menjamu Hai Phong FC di putaran ke-24 (pukul 18.00 pada 23 Mei) adalah kesempatan bagi tim asuhan pelatih Le Duc Tuan untuk memaksimalkan poin. Hal ini karena Hai Phong telah mencapai tujuannya untuk menghindari degradasi dan kemungkinan akan mengistirahatkan beberapa pemain kunci dan menurunkan tim cadangan saat bermain tandang di Stadion Chi Lang.

HAGL FC (kiri) akan kesulitan mengumpulkan poin maksimal di bagian akhir balapan. (Foto: QUOC AN)
HAGL FC juga terjebak dalam perebutan zona degradasi. Tim dari wilayah pegunungan ini dulunya berada di posisi aman, tetapi penurunan performa baru-baru ini telah menyeret mereka ke zona degradasi atau ke babak play-off degradasi. Yang mengkhawatirkan para penggemar adalah HAGL FC akan kesulitan meraih poin maksimal dalam tiga putaran tersisa, karena mereka akan menghadapi Thanh Hoa, Hanoi, dan Becamex Ho Chi Minh City secara berturut-turut.
Becamex Ho Chi Minh City FC berada dalam situasi yang mirip dengan HAGL. Oleh karena itu, bentrokan langsung antara kedua tim di putaran terakhir musim ini di Stadion Go Dau dianggap sebagai "pertarungan menghindari degradasi". Becamex Ho Chi Minh City FC saat ini berada di peringkat ke-12 klasemen dengan 21 poin setelah 23 pertandingan, hanya terpaut 3 poin dari Song Lam Nghe An (SLNA).
Jika SLNA menang melawan Nghe An di putaran ke-24 (pukul 18.00 tanggal 24 Mei), tim asuhan pelatih Hua Hien Vinh akan meningkatkan peluang mereka untuk menghindari degradasi. Pertandingan antara kedua tim ini sulit diprediksi karena SLNA juga membutuhkan setidaknya satu kemenangan lagi untuk terus berpartisipasi di V-League musim depan.
Sumber: https://nld.com.vn/thu-thach-voi-nhom-dua-tru-hang-v-league-196260521215301226.htm








Komentar (0)