Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Mempromosikan keuangan hijau

Tren pembangunan hijau dan investasi hijau semakin berkembang. Hal ini menghadirkan peluang bagi Vietnam untuk menarik investasi asing demi pembangunan yang cepat dan berkelanjutan.

Báo Đại Đoàn KếtBáo Đại Đoàn Kết05/12/2025

Thúc đẩy tài chính xanh
Klaster industri Duong Lieu terletak di komune Duong Hoa, Hanoi . Foto: Nam Anh.

Para ahli menilai bahwa ekonomi Vietnam sedang mengalami transformasi besar dalam menghadapi revolusi industri keempat dan kebutuhan mendesak akan pertumbuhan hijau dan netralitas karbon. Menurut Wakil Menteri Keuangan Nguyen Duc Tam, mempromosikan transformasi digital dan transformasi hijau saat ini merupakan salah satu cara bagi Kementerian Keuangan untuk menegaskan posisi dan perannya sebagai "kekuatan pelopor dalam inovasi dan pembangunan ekonomi nasional."

Menurut Bapak Tam, Kementerian Keuangan telah menerbitkan dan menerapkan daftar klasifikasi hijau, sebuah alat kebijakan penting untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mempromosikan proyek investasi ramah lingkungan. Daftar ini mencakup 45 jenis proyek, yang termasuk dalam 7 sektor ekonomi utama seperti energi terbarukan, transportasi hijau, konstruksi berkelanjutan, pertanian sirkular, dan jasa lingkungan.

Ini merupakan langkah maju yang signifikan dalam membangun kerangka kerja kelembagaan untuk pasar keuangan hijau, yang membantu memobilisasi sumber daya domestik dan asing secara efektif untuk pembangunan berkelanjutan. Statistik menunjukkan bahwa, dari awal tahun hingga saat ini, total nilai penerbitan obligasi hijau di Vietnam telah meningkat lebih dari 60% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Hal ini menunjukkan bahwa transformasi hijau bukan hanya kebutuhan global, tetapi juga peluang bagi bisnis Vietnam untuk merestrukturisasi strategi pengembangan mereka, meminimalkan risiko, meningkatkan efisiensi energi, dan berekspansi ke pasar internasional.

Menurut para ahli, di samping tanda-tanda positif, proses transformasi digital dan transformasi hijau masih menghadapi banyak tantangan dalam hal kelembagaan, sumber daya keuangan, infrastruktur teknologi, dan terutama kapasitas sumber daya manusia. Banyak usaha kecil dan menengah (UKM) masih kesulitan mengakses modal hijau, teknologi baru, atau data digital.

Menurut Wakil Menteri Keuangan Nguyen Duc Tam, untuk mendorong bisnis berinvestasi, berinovasi, dan berpartisipasi aktif dalam proses transformasi ganda, Kementerian Keuangan menerapkan kebijakan pajak preferensial, kredit preferensial, dan dana dukungan inovasi, serta meneliti mekanisme kemitraan publik-swasta dalam proyek infrastruktur digital dan energi terbarukan.

Bapak Vu Thai Truong, Kepala Departemen Perubahan Iklim Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNDP) di Vietnam, sangat mengapresiasi adopsi cepat standar internasional oleh Vietnam melalui kebijakan baru, Undang-Undang Perlindungan Lingkungan, dan baru-baru ini Keputusan 21/2025 tentang Daftar Klasifikasi Hijau… Langkah-langkah ini menciptakan fondasi yang kokoh bagi Vietnam untuk berintegrasi lebih dalam ke pasar yang menuntut seperti Amerika Serikat, Jepang, dan Uni Eropa… Namun, menurut Bapak Truong, masih ada kesenjangan antara kebijakan dan praktik. Misalnya, bisnis masih terbatas dalam menerapkan teknologi hijau untuk memenuhi standar lingkungan dan menerapkan model ekonomi sirkular; terdapat kekurangan modal investasi untuk teknologi hijau; dan terdapat kekurangan tenaga kerja dengan keahlian di bidang manajemen lingkungan…

Sementara itu, menurut Bapak Ta Duc Binh, seorang ahli dari Institut Strategi Kebijakan Pertanian dan Lingkungan (Kementerian Pertanian dan Lingkungan Hidup), tren pembangunan hijau dan investasi hijau sedang berlangsung dengan kuat. Hal ini menghadirkan peluang besar bagi Vietnam untuk menarik sumber daya keuangan internasional untuk pembangunan yang cepat dan berkelanjutan. Mengenai peluang dan potensi transformasi hijau dan pembangunan berkelanjutan saat ini, Bapak Binh menekankan tiga pilar utama: institusi, transparansi, standardisasi, dan tren investasi global. “Sistem klasifikasi hijau akan menjadi titik balik penting, membantu menyatukan pemahaman tentang proyek-proyek hijau di kalangan bank, investor, dan bisnis. Ini akan mengarahkan aliran modal ke aktivitas hijau yang tepat, meminimalkan risiko, dan meningkatkan transparansi,” kata Bapak Binh.

Berbagi perspektifnya dari sudut pandang bisnis, Bapak Larry Lee Chio Lim, Wakil Direktur Jenderal Sabeco, menyatakan bahwa keberlanjutan telah menjadi persyaratan penting untuk mengakses pasar, modal, menarik talenta, dan membangun kepercayaan jangka panjang. Di dalam bisnis, keberlanjutan dianggap sebagai keunggulan kompetitif. Dalam konteks global yang menuntut transformasi berkelanjutan, perusahaan yang berinvestasi sejak dini dalam mengembangkan efisiensi energi akan mengurangi biaya operasional sebesar 5-14%.     

Nam Anh

Sumber: https://daidoanket.vn/thuc-day-tai-chinh-xanh.html


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Meneruskan melodi Khac Luong

Meneruskan melodi Khac Luong

Api unggun

Api unggun

Kota Ho Chi Minh

Kota Ho Chi Minh