
Warga komune Tien Trang berpartisipasi dalam latihan simulasi untuk menghadapi badai dan hujan lebat.
Dalam beberapa tahun terakhir, provinsi ini sering dilanda hujan lebat, banjir bandang, tanah longsor, badai, dan peristiwa cuaca ekstrem lainnya. Menyusul penerapan model pemerintahan lokal dua tingkat, departemen provinsi dan otoritas kecamatan/kelurahan terkait telah secara proaktif meninjau dan melengkapi panduan dan konten pelatihan agar sesuai dengan kebutuhan praktis. Pelatihan dilakukan secara berkala, memastikan relevansinya dengan situasi di setiap daerah, terutama daerah pegunungan, perbatasan, dan pesisir, serta daerah yang berisiko tinggi terhadap bencana alam.
Dari Juli 2025 hingga Mei 2026, Komando Militer Provinsi, Departemen Kepolisian Provinsi, Departemen Pertanian dan Lingkungan Hidup, Palang Merah Provinsi, dan departemen serta instansi terkait lainnya berkoordinasi untuk menyelenggarakan 32 pelatihan dengan lebih dari 3.500 peserta. Isi pelatihan berfokus pada keterampilan pencegahan dan penanggulangan bencana, penyelamatan dan bantuan, pertolongan pertama, rencana evakuasi penduduk, keselamatan bendungan, penanggulangan banjir dan badai, serta penanganan keadaan darurat.
Bersamaan dengan pelatihan, latihan praktis juga mendapat perhatian khusus. Komando Pertahanan Sipil Provinsi menyelenggarakan latihan pencegahan dan pengendalian bencana tingkat provinsi di komune Tien Trang dengan lebih dari 600 peserta. Skenario simulasi realistis, termasuk topan kuat yang menerjang daratan, banjir yang meluas, seruan agar perahu kembali ke pantai, dan gangguan transportasi. Melalui latihan tersebut, pasukan fungsional dan warga secara langsung mempraktikkan keterampilan penanganan situasi, mengoordinasikan kerja sama antar pasukan, dan meningkatkan kemampuan mereka untuk merespons bencana alam dengan cepat. Secara khusus, daerah-daerah di provinsi tersebut juga menyelenggarakan latihan tanggap bencana berdasarkan model pemerintahan daerah dua tingkat, yang berkontribusi pada peningkatan mekanisme komando dan kendali serta meningkatkan koordinasi antar unit. Hal ini dianggap sebagai langkah persiapan yang diperlukan untuk beradaptasi dengan persyaratan baru dalam pekerjaan pencegahan dan pengendalian bencana saat ini.
Selain pelatihan intensif, kegiatan penyuluhan masyarakat berskala besar juga telah dilaksanakan. Selama periode terakhir, provinsi ini telah menyelenggarakan 1.197 konferensi untuk menyebarluaskan informasi kepada pejabat, warga, dan masyarakat mengenai pencegahan dan pengendalian bencana; dan mendistribusikan lebih dari 1.000 selebaran, brosur tentang masalah hukum, dan buletin bencana. Penyiaran lokal, radio, televisi, dan media massa lainnya terus memperbarui dan menyebarluaskan pengetahuan dan keterampilan untuk menanggapi bencana kepada masyarakat dengan lebih dari 3.600 berita dan artikel. Banyak materi informasi disajikan dalam format visual yang mudah dipahami, disesuaikan dengan berbagai kelompok sasaran, terutama mereka yang berada di daerah terpencil. Selain itu, provinsi ini menyelenggarakan 6 pelatihan dengan 319 peserta, termasuk pejabat, pegawai negeri sipil, dan mereka yang terlibat dalam pekerjaan pemukiman kembali. Tenaga kerja ini secara langsung terlibat dalam memberikan nasihat, mengatur evakuasi, dan menstabilkan kehidupan masyarakat ketika terjadi bencana alam, terutama di daerah yang berisiko longsor dan banjir bandang.
Dalam rangka melaksanakan Proyek "Peningkatan kapasitas penanggulangan insiden, bencana alam, dan pencarian serta penyelamatan di wilayah perbatasan dan pesisir Provinsi Thanh Hoa, tahun 2021-2030", pada tahun 2026, sektor-sektor terkait secara aktif berkoordinasi dengan kecamatan dan desa untuk menyelenggarakan konferensi, pelatihan khusus, dan menyebarluaskan peraturan tentang pencegahan dan pengendalian bencana serta pencarian dan penyelamatan. Dengan memanfaatkan kekuatan seluruh sistem politik dan masyarakat, tujuannya adalah untuk memastikan bahwa lebih dari 90% pejabat dan masyarakat di wilayah perbatasan dan pesisir memperoleh pengetahuan dan keterampilan dalam pencegahan dan penanggulangan bencana.
Bapak Nguyen Van Cuong, Kepala Dinas Pencegahan dan Pengendalian Bencana Sub-Dinas Irigasi Thanh Hoa, mengatakan: “Unit-unit secara aktif berkoordinasi dengan kecamatan dan desa untuk menyelenggarakan konferensi propaganda dan pelatihan profesional tentang topik khusus dan hukum yang berkaitan dengan pencegahan dan pengendalian bencana serta pencarian dan penyelamatan. Pada saat yang sama, kami mempromosikan penerapan teknologi digital dalam penyebaran hukum tentang pencegahan dan mitigasi bencana. Platform digital, jejaring sosial, dan sistem peringatan daring dimanfaatkan secara efektif oleh daerah dan unit untuk dengan cepat menyampaikan informasi prakiraan dan peringatan bencana kepada masyarakat.”
Terbukti bahwa peningkatan penyebaran informasi, pelatihan, dan bimbingan tentang keterampilan pencegahan dan penanggulangan bencana menciptakan perubahan positif dalam kesadaran dan tindakan para pejabat dan masyarakat di provinsi tersebut. Ketika setiap warga negara dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan, kemampuan masyarakat untuk menanggapi bencana alam akan semakin meningkat.
Teks dan foto: Le Hoi
Sumber: https://baothanhhoa.vn/tich-cuc-huong-dan-ky-nang-thong-tin-ve-thien-tai-288112.htm








Komentar (0)