
Perahu cepat Korps Garda Revolusi Islam Iran di Teluk Persia (Foto: NurPhoto/Getty)
Serangan jet tempur AS terhadap kapal angkatan laut Iran terjadi pada 25 Mei (waktu setempat), ketika para negosiator AS dan Iran tiba di Qatar dengan harapan untuk menghidupkan kembali pembicaraan yang terhenti.
Menurut Kantor Berita Mahasiswa Iran (SNN), serangan terhadap kapal angkatan laut Iran terjadi di selatan Pulau Larak, di bagian tersempit Selat Hormuz – yang masih berada di bawah blokade ganda oleh AS dan Iran. Serangan itu mengakibatkan kematian setidaknya tiga pelaut Iran, lapor SNN.
Media juga melaporkan serangkaian ledakan di kota pelabuhan Bandar Abbas, tempat pangkalan angkatan laut Iran berada.
Al Jazeera, mengutip seorang pejabat Iran, melaporkan bahwa Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menargetkan sebuah kapal yang tidak dikenal setelah jet tempur AS menyerang kapal-kapal IRGC. Sumber tersebut menambahkan bahwa suara tembakan terdengar di dekat pelabuhan Bandar Abbas.
Komando Pusat AS (CENTCOM) kemudian menyatakan bahwa pasukan AS telah "melakukan serangan bela diri di Iran selatan untuk melindungi pasukan kami dari ancaman yang ditimbulkan oleh pasukan Iran." Pernyataan itu menambahkan bahwa target termasuk lokasi peluncuran rudal dan kapal-kapal Iran yang mencoba memasang ranjau.

(Foto: defense_civil25/X)
Sebelumnya, militer AS memperingatkan akan melakukan intervensi sebagai tanggapan terhadap serangan Iran terhadap kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz.
Iran menutup Selat Hormuz – jalur pelayaran vital – bagi kapal-kapal dari "negara-negara musuh" sebagai balasan atas serangan udara AS dan Israel pada 28 Februari. Pada bulan April, AS mengumumkan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.
Kesepakatan gencatan senjata yang rapuh yang dicapai antara AS dan Iran pada 8 April umumnya tetap bertahan, meskipun Presiden AS Donald Trump berulang kali mengancam akan melanjutkan kampanye pengeboman kecuali Teheran menyetujui tuntutannya.
Sumber: https://vtv.vn/tiem-kich-my-tan-cong-tau-hai-quan-iran-100260526155355908.htm








Komentar (0)