• "Paspor keuangan" untuk pemilik usaha kecil
  • Tren personalisasi layanan keuangan.

Komitmen terhadap penghijauan

Pada konferensi COP26 di bulan November 2021, Perdana Menteri mengumumkan komitmen untuk mencapai emisi nol bersih pada tahun 2050. Ini bukan hanya tonggak lingkungan yang signifikan tetapi juga menuntut pergeseran dalam pemikiran pembangunan ekonomi . Dalam konteks ini, sektor keuangan dan perbankan memainkan peran sentral, tidak hanya menyediakan modal tetapi juga memantau dan membimbing bisnis menuju transformasi hijau.

Tekanan ini meningkat seiring dengan pengetatan persyaratan standar ESG (Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola) di pasar ekspor utama seperti Uni Eropa, AS, dan Jepang. Menurut Bank Dunia , Vietnam perlu menginvestasikan tambahan 6,8% dari PDB setiap tahunnya (setara dengan US$368 miliar pada tahun 2040) untuk mencapai emisi nol bersih. Hal ini membutuhkan kebijakan keuangan yang inovatif dan kerja sama yang erat antara pemerintah, bank, dan dunia usaha.

Faktanya, keuangan hijau secara bertahap telah menembus sistem perbankan domestik. Banyak bank besar seperti BIDV , Vietcombank, dan MB Bank telah menerapkan kredit hijau, berinvestasi dalam energi terbarukan, pertanian berkelanjutan, dan bahkan menerbitkan obligasi hijau untuk mengumpulkan modal dari organisasi internasional.

Vietcombank menerapkan program dukungan kredit hijau, menciptakan kondisi yang menguntungkan bagi bisnis untuk berinvestasi dalam model produksi bersih.

Vietcombank menerapkan program dukungan kredit hijau, menciptakan kondisi yang menguntungkan bagi bisnis untuk berinvestasi dalam model produksi bersih.

Oleh karena itu, BIDV merupakan salah satu bank terkemuka di bidang keuangan hijau, tidak hanya mendampingi Pemerintah dalam komitmen untuk memerangi perubahan iklim tetapi juga memimpin pasar dengan total kredit hijau yang beredar lebih dari 74 triliun VND pada akhir tahun 2023, yang mewakili 12% dari total kredit hijau yang beredar di seluruh perekonomian.

Yang perlu diperhatikan, BIDV adalah bank Vietnam pertama yang berhasil menerbitkan obligasi hijau sesuai standar ICMA, dengan total nilai VND 2.500 miliar. Menyusul keberhasilan ini, BIDV meluncurkan produk deposito hijau, mengumpulkan VND 3.000 miliar pada tahap pertama tahun 2024. Modal ini dialokasikan untuk proyek penghematan energi dan perlindungan lingkungan, membantu bisnis mencapai pembangunan berkelanjutan sekaligus meningkatkan daya saing mereka.