
Mendukung pemuda pedesaan
Menurut Departemen Etnis Minoritas dan Agama, pemuda etnis minoritas semakin memiliki lebih banyak kesempatan untuk berpartisipasi dalam kegiatan pembangunan ekonomi , kewirausahaan, pelatihan kejuruan, penciptaan lapangan kerja, serta pelestarian dan promosi identitas budaya tradisional mereka. Program-program yang mendukung pelatihan kejuruan, konseling dan penempatan karir, serta bantuan pinjaman untuk pengembangan produksi, kewirausahaan, dan transformasi mata pencaharian dilaksanakan secara relatif serentak. Akibatnya, kapasitas profesional, keterampilan kerja, dan pendapatan pemuda etnis minoritas secara bertahap meningkat.
Dengan dukungan dari Negara dan inisiatif mereka sendiri, banyak pemuda etnis minoritas telah dengan berani mengembangkan ekonomi keluarga mereka, menerapkan teknik baru pada produksi pertanian , dan memanfaatkan keunggulan pariwisata komunitas dan kekhasan lokal. Banyak model yang pada awalnya membuahkan hasil positif, berkontribusi pada peningkatan pendapatan dan penciptaan lapangan kerja di daerah tersebut. Tingkat pemuda etnis minoritas dengan pekerjaan tetap mencapai sekitar 80%, meningkat 4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Hingga saat ini, lebih dari 7.000 pemuda etnis minoritas di provinsi tersebut telah meminjam modal untuk mengembangkan usaha mereka, dengan total saldo pinjaman yang belum dilunasi melebihi 400 miliar VND. Modal pinjaman ini telah menjadi landasan bagi banyak anak muda untuk berinvestasi dalam produksi pertanian, mengembangkan peternakan, melestarikan kerajinan tradisional, atau memperluas model ekonomi yang sesuai dengan kondisi masing-masing daerah.
“Melalui Persatuan Pemuda, saya bisa meminjam 50 juta VND. Berkat itu, keluarga saya memiliki modal untuk beternak sapi, memanfaatkan lahan kebun kami untuk menanam rumput, dan mendiversifikasi mata pencaharian kami. Bagi pemuda pedesaan, ini benar-benar sumber dukungan yang sangat besar,” kata Bapak Ha Thien (Komune Dinh Van Lam Ha).
Menurut Bapak Ha Thien, melalui kelompok simpan pinjam, banyak pemuda dari kelompok etnis minoritas juga dibimbing tentang cara menggunakan modal secara efektif dan saling mendukung dalam proses pembangunan ekonomi. Melalui pertemuan rutin, kelompok simpan pinjam pemuda menjadi saluran untuk berbagi pengalaman produksi, bertukar informasi tentang pasar dan teknik pertanian, serta saling mengingatkan untuk memenuhi kewajiban pembayaran utang dan menggunakan modal untuk tujuan yang tepat.

Terus prioritaskan kebijakan kredit.
Menyusul penggabungan provinsi, perluasan ruang lingkup pembangunan telah membuka lebih banyak peluang untuk memobilisasi sumber daya dan meningkatkan efektivitas implementasi kebijakan bagi kelompok etnis minoritas dan daerah pegunungan.
Menurut Bapak Nguyen Hoang Dao, Wakil Direktur Departemen Etnis Minoritas dan Agama, bersamaan dengan program pembangunan sosial-ekonomi untuk daerah etnis minoritas, banyak kebijakan yang mendukung lapangan kerja dan mata pencaharian bagi kaum muda juga sedang diimplementasikan secara bersamaan.
Secara khusus, kebijakan kredit preferensial yang mendukung penciptaan lapangan kerja terus memainkan peran penting dalam membantu kaum muda minoritas etnis untuk berkembang secara ekonomi dan menciptakan lapangan kerja mereka sendiri di daerah setempat. Dengan prosedur pinjaman yang semakin mudah dan suku bunga preferensial, banyak rumah tangga serta perusahaan produksi dan bisnis telah mampu memperluas produksi dan menciptakan lapangan kerja tepat di daerah mereka.
Selain itu, pemerintah daerah mengintegrasikan kebijakan untuk mendukung pelatihan kejuruan, pengembangan bahasa asing, pelatihan keterampilan profesional, dan konseling orientasi kerja bagi kaum muda etnis minoritas sebelum mereka memasuki pasar kerja domestik dan internasional. Hal ini secara bertahap meningkatkan kualitas tenaga kerja etnis minoritas. Bersamaan dengan itu, hal ini menciptakan peluang bagi kaum muda untuk mengakses pekerjaan yang stabil, meningkatkan pendapatan mereka, dan mengumpulkan pengalaman untuk berkontribusi pada pembangunan ekonomi keluarga dan daerah mereka.
Dalam periode mendatang, kebijakan yang mendukung pemuda etnis minoritas akan terus diimplementasikan dengan fokus pada pemanfaatan kekuatan internal, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan penciptaan lebih banyak kesempatan kerja serta mata pencaharian yang berkelanjutan. Hal ini juga akan menjadi landasan bagi pemuda etnis minoritas untuk berpartisipasi secara percaya diri dalam pembangunan sosial-ekonomi dan berkontribusi dalam membangun tanah air yang semakin makmur.
Sumber: https://baolamdong.vn/tiep-them-nguon-luc-cho-thanh-nien-dtts-445977.html







Komentar (0)