Subianto menggunakan periode antara pemilihan dan pelantikan resminya untuk membangun mayoritas yang stabil di parlemen dan jaringan hubungan pribadi dengan para pemimpin negara-negara mitra baik di dalam maupun di luar Asia Tenggara dan kawasan Indo-Pasifik.
Presiden baru Indonesia, Prabowo Subianto
Jelas bahwa Bapak Subianto saat ini memiliki titik awal yang sangat menguntungkan untuk masa jabatan presiden lima tahun berikutnya, dengan memiliki semua elemen yang diperlukan: waktu yang tepat, lokasi yang menguntungkan, dan dukungan rakyat. Beliau terpilih sebagai Presiden Indonesia dengan lebih dari 60% suara, memiliki pengalaman politik yang luas baik dalam urusan dalam negeri maupun luar negeri, dan telah mengamankan dukungan faksi Bapak Widodo dengan membentuk koalisi pemerintahan dengan putra sulung Bapak Widodo, sehingga melanjutkan prestasi pemerintahan Bapak Widodo.
Meskipun Widodo tidak lagi berkuasa, pengaruhnya terus membayangi penggantinya, dan prestasinya sebagai presiden tidak diragukan lagi akan tetap menjadi salah satu kriteria utama untuk mengevaluasi kinerja penggantinya.
Oleh karena itu, di Indonesia terjadi perubahan kepemimpinan tetapi tetap ada kesinambungan, artinya pada dasarnya sebagian besar kebijakan dan strategi pemerintahan Widodo akan dilanjutkan oleh Subianto, setidaknya pada awalnya. Subianto sengaja memilih pendekatan ini, karena ini adalah pilihan yang paling aman dan paling tidak berisiko di dalam negeri. Membangun warisan pemerintahannya sendiri adalah urusan nanti.
Sumber: https://thanhnien.vn/tiep-thoi-dau-doi-nguoi-185241020224746841.htm






Komentar (0)