Presiden Indonesia Prabowo Subianto melepas Sekretaris Jenderal To Lam dan istrinya - Foto: VNA
Pada siang hari tanggal 11 Maret, sebagai penutup kegiatan dalam rangka kunjungan ke Indonesia, Sekretaris Jenderal To Lam beserta istri beserta delegasi tinggi Vietnam meninggalkan Jakarta.
Presiden Indonesia Prabowo Subianto berangkat ke bandara militer Halim Perdanakusuma untuk mengantar pemimpin Vietnam tersebut.
Pesawat lepas landas pukul 12:00, membawa Sekretaris Jenderal dan istrinya ke Singapura atas undangan Perdana Menteri Singapura dan Sekretaris Jenderal Partai Aksi Rakyat Singapura (PAP) Lawrence Wong.
Sebelum meninggalkan Indonesia, Sekretaris Jenderal To Lam melakukan pertemuan dengan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia (Majelis Rendah) Puan Maharani dan Ketua Dewan Perwakilan Daerah Indonesia (Majelis Tinggi) Sultan Bachtiar Najamudin.
Parlemen bikameral Indonesia mendukung penguatan hubungan dengan Vietnam
Sekretaris Jenderal Lam dan Ketua DPR RI Puan Maharani - Foto: VNA
Menurut keterangan Kementerian Luar Negeri, dalam pertemuan tersebut, pihak Indonesia sangat mengapresiasi pentingnya kunjungan Sekjen To Lam, dan menegaskan bahwa Indonesia selalu mementingkan pemeliharaan dan peningkatan kerja sama di berbagai bidang dengan Vietnam.
Ketua Senat Sultan Bachtiar Najamudin dan Ketua DPR Puan Maharani menegaskan, sebagai lembaga legislatif, kedua majelis Indonesia mendukung pemerintah untuk lebih mempererat hubungan dengan Vietnam.
Pihak Indonesia juga menyampaikan kesediaannya untuk berbagi pengalaman dalam memantau kegiatan pemerintah dan meningkatkan kerja sama antara daerah di kedua negara.
Mengenai perdagangan, mereka sepakat untuk meningkatkan kerja sama ekonomi dan perdagangan antara kedua negara, dengan berupaya mencapai target omzet perdagangan dua arah sebesar 18 miliar USD pada tahun 2028.
Memperkuat kepercayaan politik dan pertukaran antar badan legislatif
Sekretaris Jenderal To Lam dan Presiden Senat Indonesia Sultan Bachtiar Najamudin - Foto: VNA
Dalam kedua pertemuan tersebut, Sekretaris Jenderal To Lam mengucapkan terima kasih kepada Indonesia atas sambutan hangat yang diterimanya dan delegasi tingkat tinggi Vietnam. Ia sependapat dengan penilaian mitranya bahwa Vietnam dan Indonesia adalah dua negara yang memiliki peran penting di ASEAN, merupakan mitra yang dapat diandalkan, dan memiliki banyak kepentingan serta kesamaan.
Pendalaman lebih lanjut kerangka baru Kemitraan Strategis Komprehensif tidak saja memenuhi kepentingan rakyat kedua negara, tetapi juga memberikan kontribusi bagi pembangunan ASEAN yang bersatu, bersatu, dan kuat serta secara aktif memberikan kontribusi bagi perdamaian, stabilitas, dan pembangunan di kawasan dan dunia.
Sekretaris Jenderal dan pimpinan legislatif Indonesia juga sepakat bahwa kedua belah pihak akan terus meningkatkan pertukaran informasi dan koordinasi yang erat, saling mendukung di forum-forum internasional dan regional melalui kanal Majelis Nasional.
Selain itu, kedua belah pihak juga sepakat untuk meningkatkan kerja sama antara badan-badan tenaga listrik negara pusat dan daerah serta antara kelompok parlemen persahabatan kedua negara.
Dengan demikian memperkuat kepercayaan politik, mendorong kerja sama substantif, menciptakan langkah baru pembangunan dalam hubungan Vietnam - Indonesia.
Pada kesempatan ini, Sekretaris Jenderal To Lam menyampaikan undangan kunjungan ke Vietnam dari Ketua Majelis Nasional Tran Thanh Man kepada Ketua DPR Puan Maharani dan Ketua Senat Sultan Bachtiar Najamudin. Kedua pimpinan legislatif Indonesia tersebut dengan senang hati menerima undangan tersebut.
Sekretaris Jenderal Lam dan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Indonesia Ahmad Muzani beserta delegasi - Foto: VNA
Juga pada pagi hari tanggal 11 Maret di Jakarta, Sekretaris Jenderal To Lam bertemu dengan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Indonesia Ahmad Muzani.
Pada pertemuan tersebut, kedua belah pihak menegaskan bahwa hubungan antara kedua badan legislatif tersebut merupakan elemen penting dalam hubungan keseluruhan antara kedua negara.
Oleh karena itu, kedua belah pihak berharap agar lembaga legislatif kedua belah pihak terus memberikan kontribusi positif bagi pengembangan hubungan, melalui pengembangan dan penerbitan dokumen hukum, menciptakan mekanisme dan kebijakan yang tepat dan menguntungkan untuk melaksanakan kerja sama di semua bidang, terutama ekonomi, perdagangan, dan investasi antara kedua negara.
Pada kesempatan ini, Sekretaris Jenderal To Lam menyampaikan undangan dari Ketua Majelis Nasional Tran Thanh Man, yang mengundang Ketua MPR Ahmad Muzani untuk mengatur kunjungan awal ke Vietnam. Bapak Ahmad Muzani mengucapkan terima kasih yang tulus dan dengan senang hati menerima undangan tersebut.
Tuoitre.vn
Sumber: https://tuoitre.vn/tong-thong-indonesia-tien-tong-bi-thu-to-lam-len-duong-sang-singapore-20250311123342706.htm
Komentar (0)