| Semakin banyak anak muda yang belajar memainkan alat musik zither (dan tranh). |
Saat ini, jika seseorang ingin mengejar karier profesional di bidang pertunjukan, mereka yang menyukai kecapi dapat belajar di Sekolah Tinggi Kebudayaan dan Seni Viet Bac, dengan spesialisasi Pertunjukan Alat Musik Tradisional. Namun, bagi kaum muda yang hanya menyukai suara kecapi dan ingin belajar memainkannya sebagai hobi, menemukan tempat untuk belajar kecapi secara formal di Thai Nguyen masih cukup sulit.
Meskipun terdapat ratusan pusat seni yang beroperasi di Thai Nguyen, jumlah tempat yang menawarkan pelajaran kecapi (dan tranh) untuk pemula, terutama mereka yang berada di luar pendidikan formal, masih sangat terbatas. Jumlah pusat yang mengajarkan kecapi hanya sekitar 2 hingga 3.
Menurut Ibu Ngoc Tuyet, Direktur Pusat Seni Music Wave di distrik Phan Dinh Phung, salah satu dari sedikit pusat yang menawarkan pelajaran zither di provinsi Thai Nguyen, memasukkan zither ke dalam kurikulum tidak hanya membantu siswa mengenal alat musik tradisional yang unik ini, tetapi juga berfungsi sebagai jembatan bagi mereka untuk lebih memahami musik tradisional Vietnam.
| Setelah dua tahun mempelajari alat musik zither, Yen Phuong kini dapat memainkan alat musik tradisional Vietnam ini dengan percaya diri. |
Kombinasi antara pelatihan formal dan pendekatan modern yang fleksibel juga telah membantu alat musik zither menjadi semakin mudah diakses dan menarik bagi kaum muda. Dimasukkannya alat musik zither ke dalam kurikulum pusat-pusat seni di Thai Nguyen tidak hanya memberikan akses kepada kaum muda terhadap musik tradisional, tetapi juga membuka peluang belajar bagi orang-orang dari segala usia.
Pham Yen Phuong, dari Grup 2, Kelurahan Phan Dinh Phung, yang telah menekuni alat musik zither, berbagi: "Saya telah belajar zither di Pusat Seni Gelombang Musik sejak usia 6 tahun. Dua tahun belajar zither telah membantu saya mengembangkan apresiasi musik, menumbuhkan kesabaran dan ketelitian, serta memupuk kecintaan saya pada budaya nasional."
Sementara itu, Nguyen Khanh Linh, seorang mahasiswa Pariwisata K23 di Universitas Sains (Universitas Thai Nguyen), yang memiliki kecintaan pada seni tradisional, mencari para seniman yang memainkan alat musik tradisional dari Grup Kesenian Etnis Provinsi Thai Nguyen untuk belajar dari mereka.
Belajar memainkan kecapi (dan tranh) bukanlah tanpa kesulitan, tetapi dengan keinginan untuk menguasai alat musik tradisional ini, Khanh Linh telah mendedikasikan tiga sesi seminggu untuk berlatih. Kini, kecapi telah menjadi sarana relaksasi mental, dan juga cara bagi Khanh Linh untuk terhubung kembali dengan nilai-nilai budaya kuno dalam kehidupan modern. Melestarikan dan mempromosikan nilai kecapi membutuhkan solusi komprehensif dan jangka panjang.
Lembaga pelatihan seni seperti Sekolah Tinggi Kebudayaan dan Seni Viet Bac perlu terus mempertahankan dan memperluas skala pelatihan khusus dalam alat musik zither (dan tranh), sambil memperkuat komunikasi untuk menarik siswa muda. Selain itu, perlu juga mendorong pusat-pusat kebudayaan, pusat-pusat anak, dan sekolah menengah untuk memasukkan zither ke dalam kegiatan ekstrakurikuler atau program pendidikan seni.
Menyelenggarakan kompetisi, pertunjukan, dan kelas singkat tentang zither juga merupakan cara efektif untuk menciptakan platform dan menyebarkan kecintaan terhadap alat musik ini kepada masyarakat, terutama generasi muda.
Sumber: https://baothainguyen.vn/van-hoa/202510/tim-ve-dan-tranh-819567b/






Komentar (0)