![]() |
| Kuil An Ma terletak di sebuah pulau batu kapur di tengah Danau Ba Be. |
Pulau An Ma menjulang hampir 30 meter di atas permukaan danau, berbentuk seperti cangkang kura-kura, ditutupi pepohonan sepanjang tahun, dan dipenuhi burung, menciptakan suasana tenang yang langka. Di pulau ini terdapat Kuil An Ma, yang didedikasikan untuk Buddha, Dewi Ibu Pegunungan, Dewa Gunung, dan Santo Tran...
Konon, Kuil An Ma adalah tempat ibadah bagi para pejabat setia Dinasti Mac selama perang feodal antara dinasti Le dan Mac. Setelah kekalahan mereka, para pejabat setia ini mundur ke daerah gua Puong dan bunuh diri. Jenazah mereka terdampar di pulau itu, di mana penduduk setempat mendirikan sebuah kuil untuk memperingati kontribusi dan kesetiaan mereka yang tak tergoyahkan. Sejak saat itu, Kuil An Ma telah menjadi tempat untuk mengungkapkan penghormatan dan rasa terima kasih kepada mereka yang gugur demi dinasti mereka.
Dalam bahasa Tay, An Ma berarti "makam damai"—nama yang berfungsi sebagai penghiburan bagi para jenderal dan prajurit setia dinasti Mac. Orang-orang di sekitar danau sering pergi ke kuil untuk menyalakan dupa dan berdoa memohon kekayaan, kemakmuran, kedamaian, dan kebahagiaan bagi diri mereka sendiri dan keluarga mereka.
Meskipun mengalami pasang surut sejarah, Kuil An Ma tetap mempertahankan penampilannya yang tenang di tengah alam. Dalam suasana damai kuil di pulau kecil ini, asap dupa bercampur dengan suara angin dan ombak, menciptakan perasaan sakral namun intim.
Selain menjadi tempat ibadah bagi masyarakat di sekitar danau, kuil ini juga merupakan tempat peristirahatan spiritual bagi wisatawan yang datang ke Ba Be. Ibu Nguyen Thi Hang, dari desa Bo Lu, komune Ba Be, mengatakan: Pada hari pertama dan kelima belas setiap bulan lunar, penduduk setempat mendayung perahu ke pulau itu untuk mempersembahkan dupa dan berdoa memohon kedamaian, kemakmuran, dan kebahagiaan bagi keluarga mereka.
Secara khusus, pada awal musim semi, halaman kuil menjadi lebih semarak karena dikaitkan dengan kegiatan festival tradisional wilayah Danau Ba Be. Setiap tahun, Kuil An Ma adalah tempat persembahan dilakukan untuk membuka Festival Ba Be Long Tong, yang diadakan pada tanggal 9 dan 10 Januari. Persembahan dilakukan dengan khidmat, menarik banyak penduduk lokal dan wisatawan.
Selain itu, pada malam hari di hari utama festival, orang-orang sering datang ke kuil untuk melepaskan lampion terapung, berdoa agar cuaca baik, kedamaian, dan kebahagiaan menyertai desa mereka sepanjang tahun. Dalam suasana itu, suara merdu nyanyian Then bergema di pegunungan dan hutan, seperti benang yang menghubungkan masa lalu dengan masa kini, spiritualitas dengan kehidupan.
Selain kegiatan yang terkait dengan Festival Ba Be Long Tong, Festival Kuil An Ma juga diadakan pada hari ke-6 bulan kedua kalender lunar setiap tahunnya. Pengunjung datang ke sini bukan hanya karena makna spiritualnya, tetapi juga untuk mengagumi berbagai jenis anggrek langka yang mekar sepanjang tahun; dan untuk memandang danau hijau zamrud di tengah udara segar dan damai, menghilangkan kepenatan dan kekhawatiran hidup.
![]() |
| Warga lokal dan wisatawan melepaskan lampion terapung di area sekitar Kuil An Ma. |
Ibu Dao Thi Mai, seorang pemandu wisata di Danau Ba Be, berbagi bahwa banyak wisatawan, setelah mengunjungi kuil, merasakan ketenangan khusus yang sama: Ketika mendengarkan nyanyian Then di ruang suci pulau itu, banyak orang mengatakan bahwa mereka merasa hati mereka tenang, seolah-olah mereka telah kembali ke akar mereka.
Ibu Ngo Phuong Anh, seorang turis dari Hanoi, berbagi perasaannya: "Bagi saya, ini adalah kuil paling unik yang pernah saya kunjungi. Tempat ini memiliki ketenangan yang langka, baik nyata maupun surealis, membuat hati terasa lebih ringan, seolah-olah untuk sementara meninggalkan hiruk pikuk kehidupan sehari-hari untuk menemukan momen ketenangan yang damai."
Saat ini, di tengah hiruk pikuk kehidupan modern, Kuil An Ma masih mempertahankan ketenangan dan kedamaiannya. Pengunjung datang ke Kuil An Ma bukan hanya untuk mempersembahkan dupa dan berdoa, tetapi juga untuk berendam di perairan hijau zamrud, menghirup udara hutan yang segar, dan mengagumi anggrek liar yang mekar sepanjang tahun di tebing. Perpaduan harmonis antara keindahan alam yang menakjubkan dan sejarah serta spiritualitas yang mendalam telah menciptakan Kuil An Ma yang mistis sekaligus intim.
Sumber: https://baothainguyen.vn/van-hoa/202603/co-kinh-den-an-ma-3a977c7/








Komentar (0)