Hubungan antara Tiongkok dan Kanada menunjukkan tanda-tanda mencair seiring dengan persiapan kunjungan Menteri Luar Negeri Wang Yi ke Ottawa pada tanggal 28-30 Mei, kunjungan pertama Menteri Luar Negeri Tiongkok ke Kanada dalam satu dekade terakhir.
Informasi tersebut dirilis oleh Kementerian Luar Negeri Tiongkok pada tanggal 22 Mei, tak lama setelah Wang Yi menyelesaikan perjalanannya ke New York (AS) untuk memimpin pertemuan tingkat tinggi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Guo Jiakun, mengatakan bahwa hubungan antara Tiongkok dan Kanada telah "mengalami perkembangan positif" setelah bertahun-tahun mengalami ketegangan dan bahwa kedua pihak kini berupaya membangun "model kemitraan strategis yang baru."
Menurut Beijing, kunjungan ini diharapkan dapat membantu memperkuat kepercayaan politik , memperluas kerja sama yang saling menguntungkan, dan mengelola perbedaan pendapat untuk mengembalikan hubungan Tiongkok-Kanada ke jalur "stabilitas dan keberlanjutan."
Pada bulan Januari tahun ini, Perdana Menteri Kanada Mark Carney mengunjungi Beijing, dan kedua negara mencapai kesepakatan perdagangan penting mengenai kendaraan listrik dan biji canola, termasuk pengurangan beberapa tarif.
Para pengamat memandang kunjungan Perdana Menteri Mark Carney ke Tiongkok dan kunjungan Menteri Luar Negeri Wang Yi ke Kanada sebagai titik balik penting dalam upaya memperbaiki hubungan antara kedua negara setelah bertahun-tahun terjadi perselisihan diplomatik, perdagangan, dan keamanan yang telah mendorong hubungan bilateral ke titik terendah dalam beberapa dekade.
Kunjungan Wang Yi juga dipandang sebagai ujian penting terhadap kemampuan untuk membangun kembali hubungan antara dua ekonomi utama di kawasan Asia-Pasifik di tengah persaingan geopolitik global yang semakin kompleks.
Sumber: https://www.vietnamplus.vn/tin-hieu-tan-bang-ro-ret-trong-quan-he-trung-quoc-canada-post1112137.vnp








Komentar (0)