![]() |
Tottenham berisiko kehilangan sejumlah sponsor yang mulai berpaling dari mereka. |
Menurut The Telegraph , mitra yang disebutkan di atas telah memberikan pendapatan jutaan pound kepada Spurs selama bertahun-tahun, tetapi telah mengumumkan akan mengakhiri kontrak pada akhir musim 2025/26, terlepas dari liga tempat klub tersebut berada. Hal ini dipandang sebagai konsekuensi langsung dari performa buruk klub yang berkepanjangan dan suasana yang tidak stabil baik di dalam maupun di luar lapangan.
Finis di peringkat ke-17 secara keseluruhan musim lalu dianggap "tidak dapat diterima" dan mengecewakan banyak sponsor. Kekhawatiran semakin meningkat karena Tottenham terus mengalami penurunan performa dan menghadapi risiko degradasi.
Sebuah sumber mengatakan: "Klub tersebut belum memberikan penjelasan atau pengakuan yang memuaskan atas performa buruk mereka di liga domestik. Sebaliknya, mereka fokus pada Liga Europa, sebuah kompetisi yang tidak memenuhi harapan para sponsor global mereka."
Selain performa, suasana suram di Stadion Tottenham Hotspur juga berdampak pada nilai komersialnya. Kursi-kursi kosong dan ketidakpuasan penggemar membuat banyak mitra ragu untuk mengaitkan merek mereka dengan tim yang kurang menarik.
Spurs juga dianggap tertinggal di belakang "Enam Besar" di bursa transfer, secara konsisten gagal mendapatkan target-target utama. Perubahan di tingkat atas juga membuat beberapa sponsor merasa dikucilkan dari keputusan-keputusan penting.
Perlu dicatat, banyak kontrak dilaporkan mencakup klausul untuk penghentian atau negosiasi ulang setiap tahun, yang berarti Spurs dapat terus kehilangan pendapatan jika situasinya tidak membaik.
Sumber: https://znews.vn/tinh-canh-tham-hai-cua-tottenham-post1629099.html








Komentar (0)