Ketika jam kerja di Kantor Polisi Komune Phuc Trach (provinsi Ha Tinh) berakhir, Letnan Senior Ngo Dang Duc dan rekan-rekannya sekali lagi memberikan pelajaran berenang gratis kepada anak-anak di daerah tersebut.
Báo Hà Tĩnh•03/06/2026
Saya Letnan Senior Ngo Dang Duc (lahir tahun 1996), seorang petugas dari Tim Polisi Ketertiban Umum, Kantor Polisi Komune Phuc Trach. Setiap hari, tugas saya meliputi memastikan ketertiban umum dan keselamatan lalu lintas di wilayah tersebut; menyebarluaskan dan mempopulerkan hukum; menjaga ketertiban sosial; dan mencegah penyebab pelanggaran. Menyadari kenyataan bahwa daerah tersebut memiliki banyak danau, bendungan, sungai, dan aliran air, serta rawan banjir, yang menimbulkan risiko tenggelam, sementara banyak anak tidak tahu cara berenang, pada musim panas tahun 2026, Kepolisian Komune Phuc Trach memutuskan untuk membuka kelas renang gratis dengan tujuan menciptakan ruang rekreasi bagi anak-anak dan melatih mereka berenang. Dan setiap hari, saya memulai "giliran kerja baru" saya ketika matahari tidak terlalu terik. Kolam renang yang digunakan untuk keperluan pengajaran ini dulunya adalah kolam renang Komite Rakyat Komune Huong Trach sebelum penggabungan unit administrasi. Untuk menyediakan lingkungan belajar yang aman bagi anak-anak, para perwira dan prajurit di unit tersebut secara kolektif menyumbangkan dana untuk renovasi, perbaikan, dan pengoperasian. Dan setiap hari, saya memulai "giliran" lain ketika intensitas matahari berkurang. Tugas dari "shift" ini adalah untuk mengajar berenang dan menyebarkan pengetahuan tentang pencegahan tenggelam dan keterampilan pertolongan pertama kepada anak-anak kecil.
Saya lulus dengan jurusan komando keselamatan kebakaran. Selama studi, saya menerima pelatihan komprehensif dalam keterampilan berenang, pencegahan tenggelam, dan operasi penyelamatan. Pengetahuan itu tidak hanya membantu saya menjalankan tugas profesional dengan baik, tetapi juga menjadi dasar untuk melatih anak-anak berenang secara langsung. Untuk memastikan bahwa pengajaran tersebut secara teknis tepat, sistematis, dan sesuai untuk anak-anak, saya meninjau kembali materi lama dari studi saya dan belajar dari pengalaman pelatih renang lainnya, menyusun dan membangun kembali rencana pelajaran saya sendiri untuk kelas tersebut. Saat ini, program tersebut telah menarik hampir 200 anak di daerah tersebut untuk mendaftar kursus berenang. Untuk memastikan kualitas pengajaran, kami membagi siswa menjadi dua kelas, masing-masing dengan sekitar 15 siswa, yang hadir secara bergantian setiap minggunya. Banyak anak ragu-ragu, bahkan takut, ketika mereka masuk ke air untuk pertama kalinya. Saya tidak terburu-buru; saya mulai dengan keterampilan paling sederhana seperti membiasakan diri dengan air, menjaga keseimbangan, dan belajar mengapung. Setiap gerakan, mulai dari menendang dan menahan napas hingga mengoordinasikan lengan dan kaki, diajarkan secara perlahan dan hati-hati.
Setelah beberapa pelajaran, banyak anak menjadi lebih percaya diri, merasa nyaman di dalam air, dan mulai mengembangkan keterampilan pertama mereka untuk melindungi diri. Suasana kelas selalu meriah dengan antusiasme anak-anak. Bagi saya, itu adalah pertanda yang paling positif. Selama pelajaran berenang, kami juga mendidik anak-anak tentang bahaya tenggelam, cara menangani situasi berbahaya, dan keterampilan pertolongan pertama dasar. Musim panas ini, saya dan tim saya berupaya melatih 100 anak untuk berenang dengan aman, membantu lebih banyak anak belajar melindungi diri dari bahaya di air. Saat matahari sore mulai terbenam, pelajaran pun berakhir, dan bagi saya, kegembiraan terbesar adalah melihat semakin banyak anak menjadi lebih percaya diri di dalam air dan belajar bagaimana melindungi diri mereka sendiri.
Komentar (0)