"Golf adalah dunia kedua saya."
- Bu, apa yang membuat Anda tertarik pada golf dan membuat Anda terus terlibat dalam olahraga ini selama bertahun-tahun?
Wakil Presiden Asosiasi Golf Vietnam - Presiden Klub Wanita Ratu - Seniman Berprestasi Nguyen Thi Thu Ha: Sebelum terjun ke dunia golf, saya memiliki jalur karier yang sangat berbeda. Saya adalah seorang aktris panggung selama bertahun-tahun, dan pada saat yang sama, saya mengelola pusat kebugaran yang cukup terkenal di daerah Cho Hom , Hanoi .
Panggung telah memberikan saya tahun-tahun indah masa muda saya, tetapi pada suatu titik, setiap orang harus menghadapi masalah penuaan dan kebutuhan untuk menemukan ruang baru bagi diri mereka sendiri.
Saya mengenal golf secara kebetulan. Suatu kali, saat menemani teman-teman ke lapangan golf, saya langsung terpikat sejak pandangan pertama. Bukan karena kemewahan atau kisah bisnisnya, tetapi karena suasana olahraga tersebut.
Di sana, langit terbentang luas, pepohonan dan rerumputan tumbuh subur, dan bayangan membentang di lanskap alam. Tempat itu menawarkan perasaan kebebasan yang belum pernah saya alami sebelumnya.
Saya sering bercanda mengatakan bahwa panggung memberi saya kesempatan untuk menjalani banyak kehidupan dengan karakter yang berbeda, sementara golf adalah tempat saya bisa menjadi diri sendiri.
- Saat itu, golf masih merupakan olahraga yang sangat baru di Vietnam?
- Benar sekali. Saat saya mulai bermain, jumlah perempuan yang berpartisipasi sangat sedikit. Jika dihitung perempuan, saya praktis termasuk generasi pertama gerakan golf Vietnam.
Setelah menyaksikan masa-masa awal itu, saya sangat memahami kesulitan yang dihadapi perempuan ketika memasuki dunia golf. Itulah mengapa saya selalu ingin menciptakan lebih banyak kesempatan bagi perempuan untuk berpartisipasi dalam olahraga ini.

Dari sekadar pegolf biasa, saya kemudian terlibat dalam membangun klub, menghubungkan komunitas golf wanita, dan selanjutnya mendampingi kelahiran dan perkembangan gerakan golf wanita di seluruh negeri.
Hal yang paling membahagiakan saya bukanlah pencapaian pribadi saya, tetapi kenyataan bahwa hari ini saya dapat melihat semakin banyak perempuan, mulai dari pengusaha dan seniman hingga mereka yang memiliki pekerjaan biasa, dengan percaya diri melangkah ke lapangan golf dan menemukan kebahagiaan mereka sendiri.
Golf lebih dari sekadar permainan.
- Banyak orang masih memandang golf sebagai olahraga untuk kalangan elit. Menurut Anda, apa yang mendorong semakin banyak wanita untuk menekuni golf?
- Memandang golf hanya sebagai olahraga saja tidak cukup. Setelah bermain 18 hole, pemain mendapatkan banyak manfaat berharga. Yang pertama dan terpenting adalah peningkatan kesehatan, diikuti oleh kesejahteraan mental dan pembentukan hubungan positif.
Bagi wanita, terutama mereka yang berusia paruh baya atau sudah memiliki karier mapan, golf adalah olahraga yang sangat cocok. Olahraga ini memberikan latihan seluruh tubuh, membangun daya tahan, dan menawarkan relaksasi di lingkungan alam yang luas dan terbuka.
Yang lebih penting lagi, golf mengajarkan ketenangan kepada orang-orang. Sebelum setiap pukulan, pemain harus menyusun strategi, memilih pendekatan yang tepat, dan mengendalikan emosi mereka. Kualitas-kualitas ini juga sangat penting dalam pekerjaan dan kehidupan.
Mengapa banyak pebisnis percaya bahwa berjejaring di lapangan golf seringkali lebih efektif daripada pertemuan informal?
-Saat bermain golf bersama, orang-orang memiliki kesempatan untuk menghabiskan banyak waktu bersama. Mereka mengobrol, berbagi tentang pekerjaan, kehidupan, keluarga, dan nilai-nilai pribadi.
Dalam lingkungan seperti itu, orang-orang sangat tulus. Anda dapat melihat bagaimana rekan kerja Anda berperilaku di bawah tekanan, bagaimana mereka mengendalikan emosi mereka, bagaimana mereka menghormati aturan main dan menghormati orang lain.
Oleh karena itu, golf menciptakan "bahasa umum" yang sangat istimewa. Banyak kemitraan terbentuk di lapangan golf bukan melalui negosiasi yang tegang, tetapi dari pemahaman dan kepercayaan yang dibangun melalui kerja sama.
Budaya golf berawal dari kejujuran.
- Anda sering menyebutkan konsep "budaya golf." Menurut Anda, apa nilai-nilai inti dari budaya tersebut?
Hal pertama adalah kejujuran.
Golf adalah olahraga yang sangat unik karena sangat bergantung pada kesadaran pemain. Tidak ada yang bisa mengamati setiap pukulan Anda. Oleh karena itu, pemain harus jujur pada diri sendiri sebelum jujur pada orang lain.
Selanjutnya adalah rasa hormat. Hormati aturan permainan, hormati lawan Anda, hormati caddie, staf lapangan golf, dan semua peserta lainnya.
Mulai dari memperkenalkan diri sebelum pertandingan dan berjabat tangan setelah pertandingan, hingga bagaimana seseorang bersikap saat menang atau kalah, semuanya merupakan ekspresi dari budaya golf.
Saya selalu percaya bahwa sebelum mempelajari teknik golf, pemain perlu mempelajari etika golf terlebih dahulu.
- Apakah ini juga alasan mengapa banyak orang memilih mitra bisnis di lapangan golf?
-Saya rasa begitu. Seseorang bisa sangat sukses di masyarakat, tetapi di lapangan golf, mereka tidak bisa menyembunyikan karakter aslinya. Melalui satu putaran golf, orang dapat melihat kesabaran, kejujuran, pengendalian emosi, dan bagaimana mereka memperlakukan orang-orang di sekitar mereka.
Ini adalah elemen-elemen penting untuk membangun kepercayaan dalam bisnis maupun dalam kehidupan.
"Golf seharusnya bukan hanya permainan untuk orang kaya."
Banyak orang masih menganggap golf sebagai olahraga mewah. Bagaimana pendapat Anda tentang hal ini?
- Saya rasa ini adalah stereotip yang perlu diatasi secara bertahap dalam dunia golf Vietnam.
Memang benar bahwa sebagian besar lapangan golf saat ini melayani pelanggan dari kalangan berada. Tetapi pada dasarnya, golf seharusnya tidak eksklusif hanya untuk satu kelompok orang.
Di banyak negara, golf adalah olahraga komunitas. Anak-anak, orang tua, dan pekerja biasa semuanya memiliki kesempatan untuk berpartisipasi. Saya selalu berharap Vietnam juga akan mengikuti jalan itu.
Kekhawatiran terbesar saya adalah bagaimana memberikan kesempatan kepada lebih banyak orang, terutama perempuan dan anak-anak, untuk bermain golf.
Tongkat yang terbuat dari akar singkong.
- Apa yang membuat Anda percaya bahwa golf benar-benar bisa menjadi olahraga komunitas?
- Ada sebuah kisah yang hingga kini masih menyentuh hati saya. Saat berkunjung ke Cao Bang, saya diperkenalkan dengan lapangan golf komunitas yang dibangun oleh penduduk setempat sendiri. Itu bukanlah lapangan golf yang menerima investasi ratusan atau ribuan miliar dong.

Penduduk setempat meminta lahan, mendesain sendiri lubang-lubang golf, membangun jalur permainan, serta membuat rintangan pasir dan air. Semuanya diciptakan karena kecintaan pada olahraga ini.
Yang paling mengejutkan saya adalah bagaimana lapangan golf tersebut menyatu dengan kehidupan masyarakat setempat. Tidak ada mesin pemotong rumput modern yang berisik seperti di lapangan golf yang lebih besar. Kawanan kerbau berkeliaran di lapangan, merumput dengan tenang dan tanpa disadari menjadi "tukang kebun" yang paling unik.
Adegan itu membuat saya menyadari bahwa golf bisa sangat mudah dipahami, sangat biasa.
Namun yang paling menyentuh hati saya adalah anak-anak itu. Mereka tidak memiliki peralatan golf yang mahal. Beberapa dari mereka menggunakan umbi singkong dan ranting sederhana yang diukir untuk membuat peralatan golf. Mereka dengan antusias berlatih memukul bola di lapangan golf yang dibangun oleh orang dewasa di desa.
Melihat anak-anak itu, tiba-tiba saya teringat akan anak-anak zaman dulu yang bermain kelereng dan permainan lainnya di lapangan terbuka. Mereka mendekati golf dengan kegembiraan yang begitu polos, tanpa pernah menganggapnya sebagai olahraga untuk orang kaya atau miskin.
Momen itulah yang membuat saya percaya bahwa golf benar-benar bisa menjadi olahraga komunitas jika kita tahu bagaimana membuka pintu bagi lebih banyak orang.
Golf dan peluang yang muncul dari ekonomi pengalaman.
- Selain nilai olahraganya dan perannya dalam mempererat hubungan antar komunitas, menurut Anda, kontribusi apa lagi yang dapat diberikan golf terhadap perekonomian?
-Saya rasa ini adalah aspek yang sangat penting untuk dipertimbangkan. Banyak orang hanya melihat lapangan golf, tetapi di baliknya terdapat seluruh ekosistem ekonomi. Ketika seorang pegolf internasional datang ke Vietnam, mereka tidak hanya membayar untuk permainan golf.
Mereka memanfaatkan perjalanan udara, hotel, restoran, transportasi, belanja, wisata, dan banyak layanan lainnya. Ini merupakan sumber pendapatan yang signifikan bagi daerah setempat dan industri pariwisata.
Secara global, wisata golf telah menjadi sektor ekonomi yang sah. Pegolf internasional biasanya menghabiskan uang jauh lebih banyak daripada wisatawan rata-rata. Mereka tidak hanya datang untuk bermain golf selama sehari lalu pergi; mereka sering tinggal selama beberapa hari, menggabungkan relaksasi dengan pengalaman budaya lokal.
Vietnam memiliki keunggulan signifikan dalam hal bentang alam, iklim, dan sistem lapangan golf yang berkembang pesat. Kondisi ini menguntungkan untuk menarik wisatawan berkualitas tinggi.
Jika dimanfaatkan dengan baik, golf tidak hanya dapat melayani pemain domestik tetapi juga menjadi produk wisata dengan daya saing internasional.
Ketika olahraga golf berkembang, masyarakat setempat akan mendapatkan manfaatnya.
- Apakah itu sebabnya Anda selalu mendukung perluasan gerakan golf ke lebih banyak daerah?
- Saya percaya bahwa golf tidak hanya menguntungkan lapangan golf atau para pemainnya. Ketika suatu daerah mengembangkan produk wisata golf, banyak industri lain juga ikut mendapat manfaat.
Mulai dari pengemudi dan pemandu wisata hingga hotel, restoran, dan produsen lokal, semua orang memiliki kesempatan untuk berpartisipasi dalam rantai nilai tersebut.
Oleh karena itu, ketika kita berbicara tentang golf, kita seharusnya tidak hanya melihatnya sebagai olahraga, tetapi sebagai bagian dari ekonomi jasa modern.
"Silakan melangkah ke lapangan dengan penuh percaya diri."
- Pesan apa yang ingin Anda sampaikan kepada wanita yang masih ragu untuk mempertimbangkan bermain golf?
Banyak orang percaya bahwa golf terlalu mahal atau hanya untuk kelompok tertentu. Memang benar bahwa golf membutuhkan biaya, tetapi memulai olahraga ini tidak sesulit yang dipikirkan banyak orang. Anda benar-benar dapat berlatih di driving range dengan biaya yang wajar.

Yang terpenting adalah memiliki keberanian untuk melepaskan diri dari prasangka yang sudah ada. Setelah Anda mengalaminya, Anda akan melihat bahwa golf bukan sekadar permainan. Ini adalah perjalanan untuk meningkatkan kesehatan, membangun karakter, memperluas jaringan, dan menemukan nilai-nilai baru dalam diri Anda.
Selain itu, saya berharap akan ada lebih banyak klub dan turnamen yang diselenggarakan dengan fokus pada keterlibatan komunitas. Karena ketika golf menciptakan peluang bagi orang lain, maka golf benar-benar memenuhi maknanya yang sesungguhnya.
- Anda dikenal sebagai salah satu pelopor dalam membangun gerakan golf wanita di Vietnam. Selain peran pelopor tersebut, menurut Anda apa lagi yang telah dilakukan gerakan golf wanita bagi masyarakat?
- Yang membuat saya paling bahagia bukanlah bahwa gerakan golf wanita saat ini memiliki ribuan peserta, tetapi nilai-nilai positif yang disebarkan oleh komunitas golf wanita.
Pada awalnya, ketika kami memulai klub wanita kami, tujuan utama kami adalah menciptakan platform di mana wanita dapat berolahraga, meningkatkan kesehatan mereka, dan terhubung satu sama lain. Tetapi semakin dalam kami menggali, semakin kami menyadari bahwa golf dapat melakukan lebih banyak hal.
Banyak turnamen klub wanita melampaui sekadar kompetisi dan pemberian hadiah. Kami sering menghubungkan kegiatan golf dengan program amal dan inisiatif dukungan komunitas.
Ada program untuk membangun sekolah bagi anak-anak di daerah pegunungan, memberikan beasiswa, dan menyumbangkan buku, meja, kursi, dan pakaian kepada siswa miskin. Di beberapa tempat, kami mendukung pembangunan fasilitas sanitasi untuk sekolah, karena banyak sekolah di daerah terpencil pada waktu itu masih kekurangan kebutuhan dasar sekalipun.
Saya masih ingat perjalanan ke desa-desa terpencil, melihat anak-anak tanpa alas kaki pergi ke sekolah di tengah musim dingin yang membeku. Setelah setiap perjalanan seperti itu, para anggota klub merasa bahwa mereka telah menerima lebih banyak daripada yang telah mereka berikan.
Yang berharga adalah kegiatan-kegiatan ini bukan hanya kejadian sekali saja. Kami berupaya untuk mempertahankannya sebagai aspek budaya dari komunitas golf wanita.
Apakah itu sebabnya Anda selalu mendukung turnamen golf yang terkait dengan isu sosial?
- Saya selalu percaya bahwa nilai terbesar dari golf tidak terletak pada trofi atau hasil yang dicapai setelah satu putaran.
Jika sebuah turnamen golf dapat membantu membangun ruang kelas untuk anak-anak di daerah terpencil, mendukung keluarga yang membutuhkan dengan rumah baru, atau memberikan kesempatan pendidikan bagi seorang anak kecil, maka makna dari turnamen tersebut jauh melampaui ranah olahraga.
Itulah mengapa saya sangat menghargai turnamen golf yang diselenggarakan untuk masyarakat. Ketika orang-orang sukses berkumpul di lapangan golf dan memiliki tujuan kemanusiaan yang sama, dampaknya sangat besar. Setiap orang berkontribusi sedikit, tetapi bersama-sama mereka dapat menciptakan perubahan nyata bagi masyarakat.
Saya rasa itu juga bagian dari budaya golf modern: tidak hanya menikmati nilai yang diberikan olahraga ini kepada diri sendiri, tetapi juga berbagi nilai-nilai tersebut dengan komunitas.
Kami akan segera menyelenggarakan Kejuaraan Klub Golf Wanita Nasional 2026. Turnamen ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan olahraga dan budaya yang sehat. Ini adalah kesempatan bagi klub-klub golf wanita di seluruh negeri untuk berjejaring, berbagi pengalaman manajemen, dan mengembangkan olahraga ini secara lokal. Melalui ini, turnamen secara bertahap akan membentuk dan membangun komunitas golf wanita Vietnam yang lebih kohesif, profesional, dan mendalam, siap untuk integrasi internasional di masa depan.
Terima kasih banyak, Bu!

Pada tanggal 13 Juni 2026, Turnamen Golf "Hukum Vietnam - Menghubungkan Pengusaha 2026" akan diadakan di Vinpearl Resort & Golf Nam Hoi An. Ini bukan sekadar awal dari sebuah acara olahraga sederhana, tetapi juga pertemuan hati yang sepemikiran dan visi bersama dari para pemikir hebat.
Karena seluruh sumber daya yang terkumpul dari turnamen – hasil upaya bersama para atlet, sponsor, dan donatur – akan digunakan untuk dana "Tempat Perlindungan Yudisial"; hal ini menunjukkan semangat saling mendukung dan tanggung jawab sosial masyarakat dari Surat Kabar Hukum Vietnam beserta para mitra dan pembacanya.
Sumber: https://baophapluat.vn/toi-nhin-thay-ca-the-gioi-cua-minh-tren-san-golf.html










Komentar (0)