
Pada 20 Mei, seorang pejabat Gedung Putih mengungkapkan kepada AFP rencana perjalanan Presiden Donald Trump ke Eropa. Sebelumnya, kehadirannya di KTT yang dijadwalkan pada 15-17 Juni di resor Danau Evian (Pegunungan Alpen Prancis) masih belum pasti.
Menurut informasi dari Gedung Putih pada bulan Januari, negara tuan rumah Prancis secara proaktif menyesuaikan tanggal KTT G7 untuk mengakomodasi jadwal pribadi Presiden Trump. Perlu dicatat, acara diplomatik ini berlangsung tepat setelah tanggal 14 Juni – ulang tahun Trump yang ke-80.
Mengenai agenda tersebut, Axios melaporkan bahwa Presiden AS diperkirakan akan mendorong diskusi seputar tiga topik utama: kecerdasan buatan (AI), perdagangan internasional, dan upaya pencegahan kejahatan.
Terlepas dari jadwal yang telah ditetapkan, KTT G7 ini diprediksi akan berlangsung dalam suasana yang cukup bergejolak. Hubungan antara Washington dan anggota G7 mengalami gesekan yang cukup besar, terutama sejak kampanye militer AS terhadap Iran pada Februari tahun ini.
Keretakan diplomatik semakin terlihat jelas ketika Trump mengkritik keras sekutu karena gagal mendukung AS dalam membersihkan Selat Hormuz yang strategis. Jalur pelayaran vital ini secara efektif telah diblokade oleh Iran, yang menyebabkan guncangan harga minyak global.
Sebaliknya, sekutu Barat (termasuk anggota G7) juga secara terbuka menyatakan keprihatinan tentang dampak negatif konflik AS-Israel terhadap perekonomian mereka. Kekhawatiran ini semakin mendalam karena negara-negara Eropa terus bergulat dengan tarif yang diberlakukan oleh pemerintahan Trump.
Dalam perkembangan terkait, Gedung Putih belum mengkonfirmasi apakah Presiden AS akan menghadiri KTT NATO di Turki pada awal Juli.
Kelompok G7 terdiri dari tujuh kekuatan ekonomi utama: Inggris Raya, Kanada, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, dan Amerika Serikat. Negara-negara anggota secara bergantian memegang jabatan ketua kelompok, yang bertanggung jawab untuk menyelenggarakan pertemuan puncak tahunan dan pertemuan tingkat menteri.
Sumber: https://baonghean.vn/tong-thong-trump-se-du-thuong-dinh-g7-tai-phap-10337584.html








Komentar (0)