![]() |
De Zerbi adalah nama yang sedang diincar Tottenham. |
Tottenham memasuki tahap krusial musim ini di bawah tekanan yang sangat besar setelah kepergian Igor Tudor. Kekalahan 0-3 melawan Nottingham Forest membuat Spurs hanya berjarak satu poin di atas zona degradasi, memaksa manajemen klub untuk mengambil tindakan mendesak.
Target utama telah diidentifikasi sebagai Roberto De Zerbi. Pelatih asal Italia, yang sebelumnya melatih Brighton dan Marseille, saat ini berstatus bebas transfer dan dianggap sebagai pilihan yang tepat untuk menstabilkan tim.
Tottenham siap menawarkan "bonus bertahan dari degradasi" yang besar beserta biaya transfer yang menarik untuk membujuknya menerima tawaran tersebut di tahap akhir musim.
Namun, De Zerbi bersikap hati-hati. Ia ingin menunggu hingga musim panas sebelum mengambil keputusan, daripada terlibat dalam pertarungan menghindari degradasi yang berisiko di akhir musim. Menurut talkSPORT , Spurs mencoba mengubah pendirian manajer berusia 44 tahun itu dengan rencana jangka panjang dan insentif finansial yang menarik.
Kepergian Tudor setelah hanya sebulan menjabat mencerminkan ketidakstabilan di Tottenham. Klub tersebut benar-benar kehilangan keunggulannya dalam perjuangan menghindari degradasi. Dalam konteks ini, kedatangan pelatih dengan filosofi yang jelas seperti De Zerbi diharapkan dapat menciptakan titik balik.
Selain opsi ini, Tottenham juga menyiapkan rencana cadangan. Sean Dyche adalah kandidat jangka pendek yang patut dipertimbangkan berkat pengalamannya dalam menyelamatkan tim dari degradasi, tetapi tuntutannya untuk kontrak jangka panjang telah mencegah kedua pihak mencapai kesepakatan.
Nama Mauricio Pochettino juga disebut-sebut oleh para penggemar, tetapi ahli strategi asal Argentina itu kemungkinan besar tidak akan kembali karena saat ini masih melatih tim nasional AS. Pilihan lain termasuk Adi Hutter atau, sebagai upaya terakhir, menunjuk orang dalam sebagai pelatih sementara.
Tottenham perlu menyelesaikan pemilihan manajer baru mereka sebelum pertandingan tandang melawan Sunderland pada 12 April. Ini dianggap sebagai pertandingan krusial, karena setiap poin sangat penting dalam perjuangan mereka menghindari degradasi dengan hanya tujuh pertandingan tersisa.
Sumber: https://znews.vn/tottenham-dat-cuoc-vao-de-zerbi-post1639142.html







Komentar (0)