Untuk tahun ajaran 2025-2026, Kota Ho Chi Minh memiliki 142.899 kandidat yang terdaftar untuk mengikuti ujian kelulusan SMA tahun 2026, termasuk 8.128 kandidat independen. Jumlah ini juga dianggap sebagai jumlah kandidat terbesar di antara semua provinsi dan kota di seluruh negeri.

Menurut Nguyen Van Phong, Wakil Direktur Dinas Pendidikan dan Pelatihan Kota Ho Chi Minh, kota ini menghadapi tiga tantangan dalam ujian kelulusan SMA untuk tahun ajaran 2025-2026.
Pertama, ujian masuk kelas 10 dan ujian kelulusan SMA berlangsung dalam waktu yang sangat berdekatan. Hal ini membutuhkan persiapan yang matang dan koordinasi yang lancar antar unit untuk memastikan kedua ujian tersebut dilaksanakan dengan aman dan dengan kualitas terbaik.
Kedua, menyusul penggabungan unit administrasi, Departemen Pendidikan dan Pelatihan tidak lagi ada, dan penempatan staf sekolah menengah dari tingkat kelurahan dan kecamatan masih terbatas. Oleh karena itu, tanggung jawab staf manajemen dan guru sekolah menengah atas dan pusat pendidikan berkelanjutan dalam berpartisipasi dalam pengawasan dan penilaian ujian menjadi lebih penting dari sebelumnya.
Ketiga, ini adalah tahun pertama kota ini menyelenggarakan ujian kelulusan SMA berskala nasional setelah penggabungan tiga wilayah.
Selama pelatihan ujian kelulusan SMA, pimpinan Dinas Pendidikan dan Pelatihan Kota meminta agar para pejabat dan guru yang ditugaskan untuk ujian kelulusan SMA memastikan tidak terjadi kesalahan akibat kurangnya pemahaman terhadap peraturan.
"Setiap guru perlu menyadari bahwa ini adalah ujian terpenting dalam kehidupan seorang siswa. Kesalahan kecil dapat memengaruhi seluruh masa depan mereka. Oleh karena itu, setiap peraturan dan setiap prosedur harus dipatuhi dengan ketat sesuai dengan instruksi," desak Wakil Direktur Dinas Pendidikan dan Pelatihan Kota.
Sumber: https://daibieunhandan.vn/tp-ho-chi-minh-3-thach-thuc-trong-ky-thi-tot-nghiep-thpt-10418494.html










Komentar (0)