Pada tanggal 6 Maret, informasi dari Rumah Sakit Umum Vung Tau (Kelurahan Phuoc Thang, Kota Ho Chi Minh ) menunjukkan bahwa rumah sakit tersebut baru saja menerima dan merawat 18 pasien dengan gejala yang diduga keracunan gas klorin.
Informasi awal menunjukkan bahwa para korban terpapar gas klorin saat bekerja atau bermain di sebuah fasilitas layanan di lingkungan Phuoc Thang.
Setelah terpapar, banyak orang mengalami gejala seperti sesak napas, batuk, dada terasa sesak, dan rasa tidak nyaman pada saluran pernapasan.
Setelah mengetahui kejadian tersebut, para saksi mata dengan cepat memindahkan para korban ke area yang berventilasi baik dan mengatur agar mereka dibawa ke Unit Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Vung Tau untuk pemeriksaan dan perawatan tepat waktu.
Segera setelah menerima pasien, dokter dan perawat memeriksa mereka, memantau kondisi pernapasan mereka, memberikan cairan infus, dan menerapkan perawatan yang diperlukan untuk menstabilkan kesehatan mereka. Berkat perawatan dan pengobatan darurat yang tepat waktu, sebagian besar kasus menunjukkan hasil yang positif.
Sekitar pukul 5 sore di hari yang sama, dari 18 pasien yang dirawat, 5 kasus hanya menunjukkan gejala ringan, kondisi kesehatan mereka stabil, dan mereka dipulangkan; 11 kasus lainnya pulih dengan baik dan diperkirakan akan dipulangkan setelah menyelesaikan pemberian cairan intravena dan pemantauan lebih lanjut.
Dua pasien lainnya kini dalam kondisi stabil, sadar, dan terus dipantau di Departemen Pediatri dan Unit Perawatan Intensif dan Toksikologi.
Menurut dokter, gas klorin adalah bahan kimia yang umum digunakan dalam pengolahan air, terutama untuk mendisinfeksi air kolam renang.
Namun, jika bocor atau dalam konsentrasi tinggi, gas ini dapat sangat mengiritasi saluran pernapasan, menyebabkan gejala seperti batuk, sesak napas, sakit tenggorokan, dan bahkan dapat berbahaya jika tidak segera ditangani. Oleh karena itu, fasilitas yang menggunakan bahan kimia ini harus benar-benar mematuhi prosedur penyimpanan, pengoperasian, dan keselamatan kerja yang tepat.
Terkait insiden tersebut, Kepolisian Kelurahan Phuoc Thang sedang berkoordinasi dengan instansi terkait untuk meninjau dan memeriksa area tempat kejadian guna menentukan penyebab pastinya.
Awalnya, pihak berwenang meyakini insiden tersebut kemungkinan besar disebabkan oleh kebocoran gas klorin yang digunakan dalam proses pembersihan kolam renang di fasilitas ini.
Sumber: https://suckhoedoisong.vn/tphcm-18-nguoi-nhap-vien-nghi-ngo-doc-khi-clo-169260306203804387.htm







Komentar (0)