Kota Ho Chi Minh: Penindakan intensif terhadap barang palsu.
Pihak berwenang melakukan inspeksi mendadak terhadap bisnis-bisnis di daerah tersebut dan menemukan banyak barang tanpa faktur atau dokumen yang membuktikan asal-usulnya.
Báo Sài Gòn Giải phóng•28/05/2026
Pada tanggal 28 Mei, Departemen Manajemen Pasar Kota Ho Chi Minh melakukan inspeksi terhadap sejumlah bisnis yang menjual barang palsu di wilayah tersebut.
Secara spesifik, Tim 12 dari Departemen Manajemen Pasar Kota Ho Chi Minh, berkoordinasi dengan Kepolisian Kelurahan Gia Dinh, melakukan inspeksi mendadak di sebuah bisnis di daerah tersebut dan menemukan 92 pasang sepatu dan sandal olahraga Nike dan Adidas tanpa faktur atau dokumen yang membuktikan asal-usulnya. Barang-barang tersebut belum pernah digunakan, memiliki label asli dalam bahasa asing tetapi tidak memiliki label tambahan dalam bahasa Vietnam, dan nilainya lebih dari 100 juta VND.
Menurut Tim Manajemen Pasar No. 12, sepatu yang dimaksud menunjukkan tanda-tanda pelanggaran, dan mereka terus berkoordinasi dengan perwakilan pemegang hak kekayaan intelektual merek Nike dan Adidas, yang dilindungi di Vietnam, untuk mengklarifikasi lebih lanjut dan menangani kasus ini sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Pihak berwenang memeriksa sandal yang diduga palsu.
Bersamaan dengan itu, Tim Manajemen Pasar No. 16 melakukan inspeksi terhadap sejumlah bisnis di jalan-jalan komersial utama yang ramai di komune Phu Hoa Dong, Tan An Hoi, dan Cu Chi (Kota Ho Chi Minh), dan menemukan ratusan produk termasuk krim kulit, masker rambut, pembersih riasan, parfum yang tidak diketahui asal-usulnya, serta sepatu olahraga, sandal, kaus kaki, dan pakaian bermerek Lacoste, Nike, Adidas, dan Crocs dengan desain dan gaya yang mirip dengan produk asli.
Kosmetik yang tidak diketahui asal-usulnya
Pihak berwenang memeriksa kacamata.
Tim No. 14 dari Departemen Manajemen Pasar, berkoordinasi dengan instansi pemerintah, kepolisian, dan Komite Rakyat tingkat kelurahan, melakukan inspeksi dan penanganan terhadap 4 kasus, serta menyita sementara 792 unit produk termasuk masker motor Honda, sepatu, pakaian, masker wajah, dan kaus kaki yang berlogo merek asing seperti Chanel, Calvin Klein, Nike, dan Tommy Hilfiger. Semua barang tersebut tidak diketahui asal-usulnya dan menunjukkan tanda-tanda pemalsuan merek dagang yang terdaftar dan dilindungi di Vietnam.
Periksa pakaiannya
Kaus kaki juga dipalsukan.
Menurut Departemen Manajemen Pasar Kota Ho Chi Minh, belakangan ini, berkat pemberitaan yang kuat dari media, banyak bisnis yang tutup sementara atau menggeser jam operasionalnya ke waktu yang lebih larut untuk menghindari inspeksi dari pihak berwenang.
Komentar (0)