
Memperluas perspektif karir
Setelah baru saja turun dari perjalanan panjang mereka, para mahasiswa dari Universitas Can Tho dengan cepat membenamkan diri dalam lingkungan hijau subur kebun buah naga di desa Dan Tri, komune Ham Thuan Bac. Kelelahan mereka seolah lenyap saat mereka menatap deretan tanaman buah naga yang tegak lurus membentang di area yang luas, ciri khas wilayah Lam Dong yang cerah dan berangin. Banyak mahasiswa tidak dapat menyembunyikan kegembiraan mereka, menyaksikan untuk pertama kalinya skala produksi dan proses budidaya buah naga yang aman. Mulai dari persiapan tanah dan irigasi hemat air hingga teknik penggunaan pencahayaan buatan untuk pembuahan dan panen di luar musim...
Selain mengamati, kelompok siswa tersebut juga berpartisipasi dalam pengalaman langsung seperti memilah buah, pengolahan pasca panen, dan mempelajari cara mempromosikan produk pertanian di platform digital. Mereka juga menikmati hidangan yang terbuat dari buah naga, seperti: jus, selai, kue, salad buah naga, dan bunga buah naga yang dicelupkan ke dalam saus ikan jahe.
Sambil mencatat setiap detail dengan cermat, Ngo Anh Thu, seorang mahasiswa tahun ketiga, berkata: "Saat saya mengikuti kunjungan lapangan ini, saya memahami betapa kerasnya para petani bekerja untuk memanen buah naga berkualitas tinggi, dan saya juga mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang rantai nilai produk pertanian dari produksi hingga konsumsi."
Dengan berbekal pengetahuan dan pengalaman praktis yang telah ia kumpulkan selama bertahun-tahun bekerja dengan buah naga, Ibu Nguyen Hoang Thu Huong, pemilik kebun tersebut, secara langsung membimbing dan memperkenalkan para siswa dengan suara seorang petani yang tulus dan antusias. Menurutnya, menyambut kunjungan siswa bukan hanya kesempatan untuk mempromosikan citra buah naga lokal, tetapi juga membantu mereka lebih memahami tentang pertanian dan nilai kerja keras. Dan mungkin, para siswa ini sendiri akan menjadi orang-orang yang menyebarkan citra dan mempromosikan produk pertanian kita kepada masyarakat melalui media sosial dan proyek-proyek ilmiah .
.jpg)
Mempromosikan wisata pertanian
Provinsi Lam Dong memiliki salah satu daerah penghasil buah naga terbesar di negara ini. Dalam konteks industri pariwisata yang melakukan diversifikasi produk, kolaborasi antara sekolah-sekolah di dalam dan luar provinsi dengan perkebunan dan fasilitas produksi untuk menyelenggarakan perjalanan wisata bagi siswa membuka banyak peluang potensial.
Menurut Bapak Pham Phuoc Nhan, Kepala Departemen Fisiologi dan Biokimia (Universitas Can Tho): Model pembelajaran berbasis pengalaman di fasilitas produksi memberikan hasil positif, membantu peserta didik meningkatkan inisiatif, kemampuan observasi, dan kemampuan menerapkan pengetahuan dalam praktik. Terutama di bidang pertanian, pariwisata, atau lingkungan, prinsip "belajar sambil melakukan" menjadi semakin penting.
Banyak sekolah menengah atas di bagian tenggara provinsi telah mengembangkan bimbingan karir berbasis pengalaman di luar ruang kelas dengan menyelenggarakan kunjungan lapangan ke fasilitas pengolahan dan perkebunan buah naga. Ibu Dinh Thi Ha, Wakil Kepala Sekolah SMA Luong The Vinh di Ham Kiem, menyatakan bahwa pengalaman praktis di fasilitas produksi ini membantu siswa memperoleh pemahaman yang lebih realistis tentang profesi, menghargai nilai kerja, pengetahuan ilmiah, keterampilan manajemen, penerapan teknologi, dan kecerdasan bisnis dalam produksi pertanian. Melalui ini, siswa memiliki fondasi yang lebih kuat untuk orientasi karir yang selaras dengan kemampuan, minat, dan kebutuhan masyarakat di masa depan.
Melalui kunjungan sekolah dan kegiatan pendidikan, pelaku bisnis dan petani di provinsi tersebut didorong untuk berani mengembangkan model wisata pertanian dan mempromosikan citra daerah penghasil buah naga. Ini juga merupakan tren pembangunan yang sesuai dalam konteks sektor pertanian yang bertujuan untuk peningkatan nilai dan pembangunan berkelanjutan.
Sumber: https://baolamdong.vn/trai-nghiem-bai-hoc-thuc-te-tu-vuon-thanh-long-445982.html







Komentar (0)