Thien Dang Stage telah berpartisipasi dalam proyek "Ear To Eye" - sebuah inisiatif kemanusiaan yang diluncurkan oleh kelompok seni Hello Sunbox, bekerja sama dengan Goethe Institute of Ho Chi Minh City. Proyek ini didedikasikan untuk penonton yang kurang beruntung, terutama tunanetra.
Sebuah pesan tentang semangat berbagi.
Proyek istimewa ini menciptakan empati yang kuat, membuka akses ke panggung bagi penyandang tunanetra, di mana mereka tidak lagi berada di luar batas penglihatan, tetapi dapat memasuki dunia pertunjukan melalui sentuhan, pendengaran, dan emosi. Ada seniman, seperti Seniman Berprestasi Thanh Loc, yang tidak hanya tampil di panggung tetapi juga sepenuhnya menghayati peran mereka sebagai pemandu keindahan dan berbagi.
Lebih dari sekadar menyebarkan kegembiraan, Seniman Berprestasi Thanh Loc, bersama dengan musisi Truong Khoa, mensponsori tiket teater untuk para tunanetra. Tindakan kedua seniman ini tidak hanya membawa kebahagiaan bagi para penonton istimewa ini, tetapi juga menyampaikan pesan tentang semangat berbagi dari para seniman sejati. Melalui ini, mereka menerima dukungan dari masyarakat dan sesama seniman yang bergandengan tangan untuk berkontribusi pada proyek ini.

Para penonton tunanetra sangat senang bertemu dengan Seniman Berprestasi Thanh Loc setelah pertunjukan. (Foto: PANGGUNG THIEN DANG)
Bagi penonton tunanetra, "menonton" sebuah pertunjukan teater bukanlah perjalanan yang mudah, tetapi berkat para pendamping seperti Hello Sunbox, seperti Seniman Berprestasi Thanh Loc, seperti musisi Truong Khoa, mereka diberi kesempatan untuk hidup bersama seni, untuk terharu, untuk berimajinasi, untuk tertawa, dan untuk meneteskan air mata.
Persepsi dari suara
Tim Hello Sunbox dan para sukarelawan menciptakan model panggung yang detail – sebuah ruang yang dapat "disentuh" oleh penyandang tunanetra untuk memvisualisasikannya. Mereka juga membantu menjelaskan setiap gerakan, pencahayaan, kostum, dan aksi di atas panggung melalui headphone pribadi. Setiap detail, sekecil apa pun, dipertimbangkan dengan cermat – seolah-olah memberikan kepada penonton sebuah dunia artistik yang belum pernah mereka masuki sebelumnya.
Memang, penonton tunanetra mengakses pertunjukan melalui model panggung miniatur, memungkinkan mereka menggunakan tangan untuk menyentuh dan memvisualisasikan komposisi artistik dan desain panggung. Sepanjang pertunjukan, setiap penonton mengenakan alat bantu dengar pribadi, dan seorang narator dengan lembut dan terus menerus menjelaskan setiap gerakan, cahaya, perubahan latar, dan ekspresi karakter. Mereka tidak "melihat" dengan mata mereka, tetapi "merasakan" dengan indra mereka melalui suara, citra, dan emosi.
Seniman Berprestasi Ca Lê Hồng menyatakan bahwa proyek "Dari Telinga ke Mata" lahir dari keprihatinan bahwa penyandang tunanetra tidak dapat "menonton pertunjukan teater" dengan cara biasa, tetapi mereka benar-benar dapat menikmati seni melalui pendengaran dan sentuhan, dengan dukungan yang tepat.
Teater Thien Dang, kelompok seni Hello Sunbox, dan Institut Goethe Kota Ho Chi Minh berkolaborasi untuk menyelenggarakan dua pertunjukan khusus yang ditujukan khusus untuk penyandang tunanetra, dengan jumlah penonton maksimal 5 orang per pertunjukan untuk memastikan pengalaman yang berkualitas. "Saya sangat gembira dan sangat menghargai proyek dari Teater Thien Dang ini," ungkap Seniman Berprestasi Ca Le Hong.
Kolaborasi para seniman di Panggung Thien Dang - mulai dari aktor hingga staf di belakang panggung - menunjukkan komitmen terhadap misi sosial panggung, di mana seni tidak hanya dipentaskan untuk bersinar tetapi juga untuk menyentuh kehidupan mereka yang perlu didengar dan diajak berbagi.
Seniman Berprestasi Thanh Loc berbagi: "Saya telah menyaksikan anak-anak muda tunanetra tertawa, menangis, dan terharu oleh setiap pertunjukan. Momen-momen itu membuat kami mengerti bahwa seni bukan hanya untuk dilihat, tetapi juga untuk dirasakan dengan hati."
Sumber: https://nld.com.vn/trai-nghiem-kich-bang-thinh-giac-196250613214440115.htm







Komentar (0)