GĐXH - Setiap anak berkembang dengan kecepatannya masing-masing. Namun, ada beberapa prinsip pengasuhan yang telah terbukti berkontribusi dalam membesarkan anak-anak yang sukses.
Menurut psikolog dan pakar pengasuhan anak asal Amerika, Michele Borba, orang tua harus fokus pada prinsip-prinsip pengasuhan berikut jika mereka ingin anak-anak mereka berprestasi lebih baik daripada teman sebaya mereka di kemudian hari.
1. Kepercayaan diri
Dalam hal membesarkan anak yang sukses, mana yang lebih penting? Psikolog Amerika Michele Borba berbagi pemikirannya dengan CNBC pada tahun 2022.
Harga diri mencerminkan bagaimana Anda memandang diri Anda secara keseluruhan. Kepercayaan diri mencerminkan tingkat keyakinan Anda pada kemampuan Anda sendiri dalam situasi tertentu.
Kedua konsep ini saling berkaitan, tetapi penelitian menunjukkan bahwa rasa percaya diri lebih penting dalam mendukung kesuksesan seseorang di kemudian hari.
Rasa percaya diri membantu memperkuat keyakinan anak bahwa keterampilan dan usaha mereka akan menghasilkan hasil positif, seperti meraih nilai tinggi atau berprestasi dalam olahraga .
Michele Borba mencatat bahwa orang tua dapat meningkatkan kepercayaan diri anak-anak mereka dengan membiarkan mereka mengalami keberhasilan dan kegagalan, serta dengan membiarkan mereka mencoba memecahkan masalah mereka sendiri.
Melakukan hal itu akan membantu anak-anak bangkit kembali setelah kegagalan dan percaya bahwa mereka pada akhirnya akan berhasil.
Rasa percaya diri membantu memperkuat keyakinan anak bahwa keterampilan dan usaha mereka akan menghasilkan hasil positif, seperti meraih nilai tinggi atau berprestasi dalam olahraga. (Gambar ilustrasi)
2. Rasa ingin tahu
Hal ini mendorong anak-anak untuk mengejar, mempelajari, dan mengeksplorasi hal-hal baru, serta untuk menerima tantangan.
Michele Borba menyarankan agar orang tua membangkitkan rasa ingin tahu anak-anak dengan memberi mereka mainan kreatif untuk dimainkan, menawarkan penjepit kertas, dan menanyakan berapa banyak cara yang dapat mereka pikirkan untuk menggunakannya.
3. Empati
Michele Borba berbagi bahwa salah satu karakteristik yang paling menonjol dari anak-anak yang sukses adalah orang tua mereka sering menunjukkan empati kepada mereka.
Orang tua hendaknya menunjukkan kepedulian mereka terhadap anak-anak dengan mengatakan hal-hal seperti, "Kamu terlihat sangat bahagia" atau "Kamu tampak sedih."
Tanyakan pada anak Anda tentang perasaan mereka. Ini dapat membantu mereka mengenali perasaan mereka dan mengekspresikan diri tanpa rasa malu.
Orang tua dapat mengajukan pertanyaan kepada anak-anak mereka seperti, "Bagaimana perasaanmu?" atau "Kamu tampak takut, ya?".
Orang tua juga sebaiknya berbagi perasaan mereka sendiri agar anak-anak merasa aman untuk berbagi perasaan mereka dengan orang tua.
Jangan lupa untuk mendorong anak-anak Anda untuk memperhatikan perasaan orang-orang di sekitar mereka.
Jika Anda sedang berada di taman, Anda bisa menunjukkan kepada anak Anda cara mengamati sikap orang lain dan bertanya kepada mereka, "Menurutmu, bagaimana perasaan orang itu?"
4. Otonomi
Ini juga merupakan kualitas orang-orang sukses. Ini adalah kemampuan untuk mengendalikan perhatian, emosi, pikiran, tindakan, dan keinginan.
Orang dewasa dapat menanamkan pengendalian diri pada anak-anak dengan menggunakan isyarat untuk mendorong kepatuhan, membimbing mereka untuk berhenti sejenak ketika stres; misalnya, mereka dapat menyuruh anak untuk berhenti dan menghitung sampai 10 ketika merasa marah.
5. Pertahankan sikap positif.
Roni Cohen-Sandler adalah seorang psikolog yang berspesialisasi dalam hubungan ibu-anak perempuan, perkembangan remaja, dan bimbingan orang tua.
Dia juga merupakan penulis buku *Membesarkan Anak Perempuan yang Tangguh Secara Emosional di Era Digital*.
Roni mengatakan bahwa untuk membesarkan anak-anak yang tangguh dan cerdas, Anda perlu mengajari mereka untuk memiliki pandangan positif.
Hal ini bisa jadi sulit pada awalnya karena anak-anak cenderung fokus pada pengalaman atau emosi negatif.
Roni menyatakan, "Meskipun Anda berempati dengan penderitaan anak Anda, memfokuskan perhatian mereka pada keberhasilan dan kegembiraan akan membantu mereka mengembangkan pandangan hidup yang lebih luas dan lebih positif."
Psikolog Borba setuju bahwa optimisme adalah faktor kunci dalam meraih kesuksesan.
Dia berkata, "Anak-anak yang optimis memandang tantangan dan hambatan sebagai sesuatu yang sementara dan tidak dapat diatasi, sehingga mereka lebih mungkin untuk berhasil."
Sebagai orang tua, Anda juga perlu lebih memperhatikan perilaku Anda sendiri. Apakah Anda memandang masalah dari sudut pandang negatif atau positif?
Jika Anda masih terjebak dalam pikiran negatif, ubah pola pikir dan perspektif Anda agar Anda dapat mendidik anak-anak Anda dengan lebih efektif.
Rasa ingin tahu mendorong anak-anak untuk mengejar, mempelajari, dan menjelajahi hal-hal baru, serta menerima tantangan. (Gambar ilustrasi)
6. Integritas
Integritas membantu anak-anak membedakan yang benar dari yang salah, dan apa yang seharusnya dan tidak seharusnya mereka lakukan.
Untuk menanamkan kualitas ini pada anak-anak, orang tua perlu menjelaskan konsep tersebut kepada mereka, memberikan contoh, dan memuji mereka ketika mereka melakukan sesuatu yang baik.
7. Ketekunan
Kualitas ini membantu anak-anak untuk terus berusaha ketika menghadapi kesulitan dan tantangan.
Sebagian anak mudah menyerah ketika merasa kewalahan. Oleh karena itu, untuk menumbuhkan ketekunan pada anak, orang tua sebaiknya memecah beban kerja dan tugas menjadi tugas-tugas yang lebih kecil agar anak dapat fokus atau lebih termotivasi untuk mulai mengerjakannya.
Sumber: https://giadinh.suckhoedoisong.vn/chuyen-gia-nuoi-day-con-noi-tieng-tre-duoc-ren-thanh-thuc-7-ky-nang-nay-khi-con-nho-lon-len-de-thanh-cong-hon-dua-tre-khac-17224110716443057.htm









Komentar (0)