Yang hadir dalam pertemuan tersebut adalah para pemimpin Departemen Budidaya dan Perlindungan Tanaman; Departemen Kehutanan; Departemen Kehutanan Wilayah III dan Wilayah XII; Stasiun Teknis Pertanian Wilayah III dan para pemimpin komune Binh Thuan , Muoi Noi, Nam Lau dan Muong E.
Proyek "Mitigasi dan Adaptasi Perubahan Iklim dalam Pertanian dan Kehutanan di Barat Laut - Fase 2" didanai oleh organisasi Bread for the World (BftW). Proyek ini dilaksanakan di 4 komune: Binh Thuan, Muoi Noi, Nam Lau, dan Muong E, mengikuti model pemerintahan dua tingkat, dimulai pada Agustus 2024 dan diperkirakan akan berakhir pada akhir 2026. Tujuan utamanya adalah membantu masyarakat di Barat Laut mengurangi kemiskinan, mengurangi emisi gas rumah kaca, dan beradaptasi dengan perubahan iklim, menuju tujuan pembangunan berkelanjutan.
Sejak pelaksanaannya, Proyek ini telah melakukan survei tentang status terkini kegiatan pertanian tanaman dan ternak di rumah tangga yang terdaftar sebagai peserta koperasi; menilai risiko iklim dan melakukan investigasi dasar proyek. Menyelenggarakan pelatihan ekonomi sirkular, teknik pertanian tanaman dan ternak, memberikan instruksi tentang cara membuat probiotik; meningkatkan kapasitas produksi dan rantai nilai di komunitas pelaksana proyek; memberikan pelatihan tentang peran hutan, keanekaragaman hayati dalam ekosistem hutan, dan pemantauan hutan dalam pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan. Membentuk dan memperkuat 10 tim perlindungan hutan untuk berkoordinasi dengan Dinas Perlindungan Hutan dalam perlindungan dan pengelolaan hutan; menyediakan 200 set pakaian kehutanan dan 5 tas medis untuk tim perlindungan hutan; menyediakan probiotik untuk 180 rumah tangga dan mendukung 28 tangki biogas untuk mengolah limbah ternak rumah tangga, dll.
Pada pertemuan tersebut disepakati pembentukan kelompok kerja provinsi sesuai dokumen proyek untuk melaksanakan kegiatan proyek guna menjamin kesinambungan dan efisiensi, dan sekaligus mengintegrasikan sumber modal lokal sebagai mitra sesuai ketentuan.
Dinas Pertanian dan Lingkungan Hidup provinsi meminta Dinas Produksi Tanaman dan Perlindungan Tanaman untuk memberikan saran dan menerbitkan dokumen pembentukan kelompok kerja provinsi yang akan dikirimkan ke unit dan komune terkait dalam proyek ini, dengan meminta staf untuk berpartisipasi sebagai anggota guna memastikan arahan dan manajemen. Berkoordinasi dengan Pusat RSD untuk menerbitkan rencana spesifik pelaksanaan tugas hingga akhir tahun 2025. Dinas Perlindungan Hutan meninjau dan mengevaluasi kembali area penghijauan proyek yang telah dilaksanakan, sebagai dasar pelaksanaan proyek penghijauan berikutnya sesuai rencana.
Sumber: https://baosonla.vn/nong-nghiep/trien-khai-du-an-giam-nhe-va-thich-ung-voi-bien-doi-khi-hau-trong-nong-lam-nghiep-tai-tay-bac-giai-doan-2-CeTNa9uNg.html
Komentar (0)