
Laksanakan program percontohan untuk pembentukan pengacara publik.
Laksanakan Resolusi tersebut secara terkoordinasi, tepat waktu, dan efektif.
Pada tanggal 24 April 2026, dalam sidang pertamanya, Majelis Nasional ke-16 mengeluarkan Resolusi No. 24/2026/QH16 tentang percontohan lembaga pengacara publik (Resolusi tersebut), yang berlaku efektif mulai 1 Oktober 2026. Untuk memastikan pelaksanaan Resolusi tersebut secara serentak, tepat waktu, dan efektif, Perdana Menteri mengeluarkan Rencana dengan tujuan untuk secara spesifik mendefinisikan tugas, tenggat waktu, dan kemajuan pelaksanaannya.
Pada saat yang sama, tetapkan secara jelas tanggung jawab lembaga pelaksana dan lembaga koordinator dalam melaksanakan tugas-tugas tersebut. Tingkatkan kesadaran dan tanggung jawab kementerian dan daerah pelaksana program percontohan dalam pelaksanaan Resolusi ini.
Isi Rencana
Isi Rencana tersebut meliputi: Mengorganisasi penyebaran informasi, propaganda, dan pelatihan tentang pelaksanaan Resolusi; mengembangkan dokumen hukum yang merinci dan melaksanakan Resolusi; menyusun surat resmi untuk memandu pelaksanaan percontohan lembaga pengacara publik; meninjau dan mengusulkan penerbitan sertifikat praktik pengacara bagi mereka yang memenuhi syarat untuk menjadi pengacara publik; merekrut pengacara berpengalaman, ahli, ilmuwan , dan sarjana hukum untuk bekerja di lembaga tersebut sesuai dengan posisi pekerjaan dan melaksanakan tugas pengacara publik; meninjau dan menilai kebutuhan pengacara publik sesuai dengan setiap kelompok kasus hukum sebagaimana yang ditentukan; menerbitkan, menerbitkan kembali, dan mencabut sertifikat praktik pengacara untuk pengacara publik; melaksanakan prosedur untuk bergabung dengan Asosiasi Pengacara dan menerbitkan kartu pengacara untuk pengacara publik.
Bersamaan dengan itu, menyusun daftar pengacara publik dan merekomendasikan mereka jika diminta; mengembangkan konten, program, dan menyelenggarakan pelatihan profesional dan pengembangan keterampilan untuk pengacara publik, dengan fokus pada keterampilan dalam menangani kasus-kasus dalam lingkup pekerjaan pengacara publik sebagaimana yang telah ditentukan; menyelenggarakan konferensi, seminar, dan forum untuk membahas kesulitan dan hambatan dalam pelaksanaan Resolusi; menyampaikan laporan berkala dan ad hoc tentang pelaksanaan Resolusi kepada Kementerian Kehakiman untuk dikompilasi dan dilaporkan kepada Perdana Menteri; melakukan survei, inspeksi, dan tindak lanjut untuk memastikan pelaksanaan dan pemantauan Resolusi dan peraturan rincinya, segera mengatasi kesulitan dan hambatan; dan merangkum pelaksanaan Resolusi untuk dilaporkan kepada otoritas yang berwenang.
* Sesuai dengan Resolusi 24/2026/QH16 tentang implementasi percontohan lembaga pengacara publik, mereka yang ingin menjadi pengacara publik harus memenuhi standar berikut:
- Menjadi seorang pejabat, pegawai negeri sipil, pegawai publik, perwira Tentara Rakyat, perwira Keamanan Publik Rakyat, atau orang yang bekerja di perusahaan milik negara;
- Memiliki ideologi politik yang teguh, etika profesional yang tanpa cela, dan integritas;
- Memiliki kualifikasi sebagai pengacara sebagaimana diatur dalam Undang-Undang tentang Pengacara;
- Harus memiliki pengalaman kerja langsung dan reguler minimal 5 tahun di bidang hukum atau pengalaman dalam litigasi, konsultasi hukum, atau penyelesaian kasus hukum yang kompleks.
Pengacara publik melakukan pekerjaan hukum di sektor publik seperti:
- Memberikan nasihat, perwakilan, dan partisipasi dalam litigasi dan penyelesaian sengketa dalam urusan domestik dan internasional yang berkaitan dengan investasi, perdagangan, administrasi, dan urusan sipil;
- Berpartisipasi dalam penegakan putusan perdata dan administratif;
- Memberikan nasihat hukum selama pembangunan dan pelaksanaan proyek-proyek sosial-ekonomi;
- Berpartisipasi dalam menyelesaikan pengaduan dan kecaman yang kompleks dan berkepanjangan;
- Melaksanakan tugas-tugas hukum lainnya sesuai yang ditugaskan.
Resolusi tersebut juga mengklarifikasi bahwa lingkup kerja pengacara publik tidak termasuk kegiatan bantuan hukum dan tidak tumpang tindih dengan kegiatan hukum lembaga dan organisasi.
Phuong Nhi
Sumber: https://baochinhphu.vn/trien-khai-thi-diem-thuc-hien-che-dinh-luat-su-cong-102260528154150935.htm








Komentar (0)