AP melaporkan bahwa Korea Selatan dan Jepang meyakini Korea Utara meluncurkan rudal balistik jarak pendek ke laut di lepas pantai timurnya pada 27 Januari.
Militer Korea Selatan mengatakan telah mendeteksi beberapa rudal balistik yang diluncurkan dari daerah di utara ibu kota Korea Utara, Pyongyang. Setiap rudal menempuh jarak sekitar 350 kilometer.

Sementara itu, menurut Kementerian Pertahanan Jepang, dua rudal balistik diluncurkan dari Korea Utara dan mendarat di lepas pantai timur Semenanjung Korea. Kementerian Pertahanan Jepang mengutuk peluncuran tersebut, menganggapnya sebagai ancaman terhadap perdamaian di Jepang dan kawasan tersebut.
Militer Korea Selatan mengatakan bahwa mereka selalu siap untuk menangkis provokasi apa pun dari Korea Utara.
Sebelumnya, pada tanggal 4 Januari, Korea Utara meluncurkan beberapa rudal balistik ke laut, hanya beberapa jam sebelum Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung berangkat untuk kunjungan ke China.
"Beberapa rudal balistik diluncurkan dari wilayah metropolitan Pyongyang di Korea Utara, dan rudal-rudal tersebut terbang sejauh kurang lebih 900 kilometer," kata Kepala Staf Gabungan Korea Selatan (JCS) dalam sebuah pernyataan.
Korea Utara kemudian mengumumkan bahwa pemimpin Kim Jong Un secara pribadi mengawasi peluncuran uji coba rudal negara itu pada tanggal 4 Januari.
Sumber: https://khoahocdoisong.vn/trieu-tien-phong-thu-ten-lua-dan-dao-tam-ngan-post2149085657.html






Komentar (0)