![]() |
Lamine Yamal adalah harapan Barcelona. Foto: Reuters . |
Barcelona memasuki pertandingan sebagai tim teratas di La Liga. Tim asuhan Hansi Flick memiliki 46 poin setelah 18 putaran, 4 poin lebih banyak dari rival abadi mereka, Real Madrid, yang menunjukkan tanda-tanda penurunan performa menjelang akhir tahun.
Performa "Blaugrana" belakangan ini sangat mengesankan, dengan tujuh kemenangan beruntun di semua kompetisi, termasuk kemenangan 2-0 melawan Villarreal di pertandingan terakhir mereka di tahun 2025. Di La Liga saja, Barca telah memenangkan delapan pertandingan liga beruntun, menunjukkan stabilitas dan karakter mereka sebagai penantang gelar.
Sedangkan untuk Espanyol, tim tuan rumah menjalani musim yang jauh melebihi ekspektasi. Setelah hanya finis di peringkat ke-14 musim lalu, tim asuhan pelatih Manolo Gonzalez telah mengalami transformasi yang signifikan di musim 2025/26.
Setelah 17 putaran, Espanyol telah mengamankan 10 kemenangan, 3 hasil imbang, dan hanya mengalami 4 kekalahan, menempatkan mereka di posisi ke-5 klasemen liga, hanya terpaut 2 poin dari Atletico Madrid dan 5 poin dari Real Betis. Ini adalah pencapaian yang sangat menggembirakan mengingat Espanyol belum pernah finis di 7 besar La Liga sejak musim 2004/05.
![]() |
Barcelona memiliki lini serang yang tangguh. Foto: Reuters . |
Yang perlu diperhatikan, Espanyol saat ini berada dalam performa yang sangat mengesankan dengan catatan 5 kemenangan beruntun di La Liga melawan Sevilla, Celta Vigo, Rayo Vallecano, Getafe, dan Athletic Bilbao. Di kandang sendiri, Stadion RCDE, mereka juga bermain sangat solid dengan rekor 6 kemenangan, 1 hasil imbang, dan 2 kekalahan dalam 9 pertandingan, menjadikan mereka lawan yang sulit bagi tim mana pun.
Namun, catatan pertemuan langsung tidak menguntungkan Espanyol. Tim putih-biru ini belum mampu mengalahkan Barcelona di kandang sendiri di La Liga sejak Januari 2007. Kemenangan terakhir Espanyol melawan Barca di liga utama Spanyol terjadi pada Februari 2009, ketika mereka menang 2-1 di Camp Nou.
Barcelona mengincar kemenangan keempat berturut-turut melawan Espanyol, meskipun bermain imbang di Stadion RCDE pada Februari 2022. Meskipun memiliki lini serang terkuat di liga dengan 51 gol, Barca masih menimbulkan kekhawatiran bagi pelatih Flick karena telah kebobolan 20 gol, terbanyak di antara tujuh tim teratas.
Setelah derbi ini, Barcelona akan segera mengalihkan fokus mereka ke Piala Super Spanyol, di mana mereka akan bertandang ke Arab Saudi untuk menghadapi Athletic Bilbao di semifinal.
Memaksa:
Espanyol: Charles Pickel dan Ramon Terrats absen karena cedera.
Barcelona : Andreas Christensen, Dani Olmo, dan Gavi absen karena cedera.
Sumber: https://znews.vn/truc-iep-espanyol-vs-barcelona-post1616150.html








Komentar (0)