- Dalam pertandingan ini, pelatih U23 Jepang mengejutkan banyak orang dengan tidak menurunkan trio pemain berdarah campuran Okabe, Ishiwatari, dan Nwadike sebagai starter, yang semuanya memulai pertandingan dari bangku cadangan.
- Di sisi lain lapangan, tim U23 Korea Selatan mengalami kehilangan pemain yang signifikan dengan absennya playmaker mereka, Kang Sang Yoon, karena cedera, yang secara nyata memengaruhi kemampuan mereka untuk mengatur permainan.
![]() |
Susunan pemain inti untuk kedua tim. |
Pertandingan semifinal antara Jepang U23 dan Korea Selatan U23 di Kejuaraan AFC U23 2026 dianggap sebagai laga penting antara dua negara sepak bola usia muda terkemuka di benua ini. Pertemuan ini akan menguji karakter, taktik, dan kedalaman skuad dari kedua kandidat kuat perebutan gelar juara ini.
Timnas Jepang U23 melaju ke semifinal dengan serangan paling mengesankan di turnamen ini. "Samurai Biru" mencetak 10 gol di babak penyisihan grup, dengan rata-rata lebih dari 3 gol per pertandingan, sambil menjaga gawang tetap bersih di setiap pertandingan. Namun, penampilan meyakinkan itu hampir tertutupi oleh pertandingan perempat final yang penuh gejolak.
Melawan tim U23 Yordania, tim Jepang gagal mempertahankan dominasi mereka seperti biasanya dan hanya mengamankan tempat mereka di babak selanjutnya setelah adu penalti yang menegangkan. Pertandingan tersebut mengungkap kelemahan dalam pertahanan mereka, yang sebelumnya belum pernah menghadapi tekanan yang signifikan.
Sebaliknya, tim U23 Korea Selatan mencapai semifinal dengan cara yang sama sekali berbeda. Penampilan mereka yang kurang memuaskan di babak penyisihan grup dengan hanya 4 poin membuat mereka tidak diunggulkan, tetapi ketahanan tim Korea Selatan muncul di saat yang tepat. Kemenangan mereka melawan tim unggulan Australia U23 di perempat final menunjukkan kegigihan, disiplin, dan pragmatisme mereka.
![]() |
Tim U23 Korea Selatan akan menjadi lawan yang tangguh bagi tim U23 Jepang. |
Sejarah pertemuan mereka membuat semifinal semakin menegangkan. Dalam lima pertemuan terakhir mereka di level U23, masing-masing tim memiliki dua kemenangan dan satu hasil imbang. Kedua tim telah mencapai final Kejuaraan Asia U23 dua kali, dengan Jepang memiliki sedikit keunggulan dengan dua gelar, sementara Korea Selatan telah memenangkan satu gelar.
Dari segi personel, kedua tim sebagian besar mempertahankan susunan pemain terkuat mereka. Jepang U23 terus menaruh kepercayaan pada duet gelandang tengah Ozeki dan Sato. Duo ini mengatur permainan dan telah berkontribusi langsung pada 5 gol. Sementara itu, Korea Selatan U23 berbahaya berkat kekuatan kolektifnya, dengan 6 gol yang dibagi rata di antara 6 pemain berbeda.
Jepang kemungkinan besar akan terus menggunakan gaya permainan berbasis penguasaan bola dengan formasi 4-3-3, sementara Korea Selatan akan memprioritaskan blok pertahanan yang ketat, menunggu peluang untuk melakukan serangan balik atau memanfaatkan bola mati. Dalam pertandingan di mana kedua tim memiliki kekuatan yang seimbang, permainan saling serang dan adu penalti adalah skenario yang sangat mungkin terjadi.
Sumber: https://znews.vn/truc-iep-u23-nhat-ban-vs-u23-han-quoc-post1620786.html








Komentar (0)