![]() |
| Menteri Pertahanan Malaysia Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin (tengah) mengatakan China berkomitmen untuk terus mempromosikan Kode Etik (Kode Etik). (Sumber: MEDIA MULIA) |
Menurut The Malaysian Reserve , dalam konferensi pers pada 1 November, Menteri Pertahanan Malaysia Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin menyatakan: "China telah berkomitmen untuk terus mempromosikan COC, dan negara-negara anggota ASEAN menyambut baik hal ini sebagai langkah positif untuk memastikan perdamaian abadi di Laut China Selatan."
Ia mengklarifikasi bahwa komitmen ini dibuat oleh China dalam kerangka Pertemuan Menteri Pertahanan ASEAN Plus (ADMM+) di Kuala Lumpur, di mana para pemimpin regional membahas upaya untuk menjaga stabilitas dan menyelesaikan sengketa maritim melalui dialog.
Menurutnya, diskusi tersebut mencerminkan posisi konsisten ASEAN bahwa semua sengketa harus diselesaikan secara damai dan sesuai dengan hukum internasional, khususnya Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hukum Laut tahun 1982 (UNCLOS).
Lebih lanjut, Bapak Khaled menyatakan bahwa Malaysia dan negara-negara anggota ASEAN menganggap COC sebagai kerangka kerja penting untuk meningkatkan kepercayaan, mencegah eskalasi ketegangan, dan memastikan kebebasan navigasi dan penerbangan di perairan yang disengketakan.
Selain itu, para pejabat Malaysia menekankan bahwa AS menegaskan kembali perannya sebagai negara Pasifik dan berkomitmen untuk terus mendukung upaya ASEAN dalam menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan tersebut.
Malaysia menyambut baik dukungan Washington tetapi mencatat bahwa semua kerja sama harus dilakukan dalam kerangka ADMM dan ADMM+, berdasarkan prinsip peran sentral ASEAN dan komitmen bersama blok tersebut terhadap perdamaian dan kemakmuran.
Menurut Bapak Khaled, ASEAN terus terlibat dalam dialog konstruktif dengan semua pihak terkait kedaulatan di Laut China Selatan untuk menghindari konfrontasi dan menjaga solidaritas regional. Beliau menyatakan bahwa kemajuan dalam negosiasi COC, bersama dengan komitmen yang ditegaskan kembali di ADMM+, menunjukkan kapasitas ASEAN untuk mempertahankan peran sentral dalam diskusi keamanan regional.
Sumber: https://baoquocte.vn/trung-quoc-ra-cam-ket-ve-bien-dong-333222.html







Komentar (0)