
China dan Uni Eropa sedang membahas mekanisme konsultasi mengenai perdagangan dan investasi. Foto: The Economic Times.
Berbicara kepada wartawan mengenai sesi orientasi Komisi Eropa (EC) tentang hubungan Uni Eropa-Tiongkok, juru bicara Kementerian Perdagangan Tiongkok, He Yadong, menegaskan bahwa Beijing mempertahankan saluran komunikasi yang jelas dengan Uni Eropa.
Menekankan bahwa China dan Uni Eropa adalah mitra ekonomi dan perdagangan penting yang didasarkan pada kesetaraan dan saling menguntungkan, China mengharapkan Uni Eropa untuk mematuhi aturan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), mendukung perdagangan bebas dan persaingan yang adil, serta dengan tegas menentang proteksionisme dan unilateralisme.
Kementerian Perdagangan Tiongkok menyatakan harapan bahwa Uni Eropa akan bekerja sama untuk mewujudkan konsensus yang dicapai antara para pemimpin kedua belah pihak, menyelesaikan perbedaan pendapat melalui dialog dan konsultasi untuk mendorong perkembangan hubungan ekonomi dan perdagangan yang stabil dan sehat.
Meskipun demikian, Beijing juga mengeluarkan peringatan keras bahwa jika Uni Eropa bereaksi secara sepihak dengan memberlakukan instrumen perdagangan baru atau langkah-langkah pembatasan yang diskriminatif, China akan merespons dengan tegas dan mengambil semua tindakan efektif untuk melindungi kepentingan sahnya.

Komisaris Uni Eropa untuk Strategi Industri, Stéphane Séjourné. Foto: FMT.
Sebelumnya, pada 28 Mei, Komisioner Uni Eropa untuk Strategi Industri Stéphane Séjourné menyatakan bahwa industri Eropa seperti kimia, logam, dan teknologi bersih menghadapi risiko persaingan tidak sehat dari Tiongkok. Uni Eropa diharapkan secara sistematis meningkatkan penerapan kuota impor dan tarif.
Tak lama kemudian, Kementerian Luar Negeri Tiongkok menolak pernyataan pemimpin Uni Eropa tersebut, menyebutnya sebagai penilaian yang bias, dan menegaskan bahwa mereka akan memantau dengan cermat tindakan Uni Eropa dan menerapkan langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi hak dan kepentingan sahnya.
Thanh Giang
Sumber: Xinhua, Reuters.
Sumber: https://baothanhhoa.vn/trung-quoc-va-eu-thao-luan-co-che-tham-van-thuong-mai-va-dau-tu-289486.htm










Komentar (0)